Halaman

Tampilkan postingan dengan label Trend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trend. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2021

Kado Doodle Art Menjadi Tren Untuk Sebuah Hadiah

Bandarlampung - publiklampung.com -- Pada saat ini dimana era milenial mulai mengembangkan karya kreatifitasnya, tidak hanya karya saja bahkan hasilnya memiliki nilai jual yang sangat baik, di Lampung banyak anak anak muda yang mengembangkan itu semua dan berhasil menjadi tren untuk berbisnis.

Salah satu karya yang menjadi tren dan  memiliki nilai jual adalah kado art, kado doodle art berhasil dikembangkan dengan baik dengan bentuk dan tampilan yang menarik sehingga kado doodle art berhasil menjadi tren memiliki nilai jual yang baik di masyarakat Lampung. 

Dalam Wawancaranya, Pembuat Kado Doodle Art, Nur Desiana Wardani, mengatakan bahwa, kado doodle art ini merupakan kado yang berisikan kreasi dari gambar-gambar abstrak atau gambar coretan-coretan unik yang saling tumpang tindih, Sabtu, (13/2).

“Dimana yang sering kita perhatikan bahwa hampir semua kalangan baik dari anak-anak sampai orang dewasa tentu bisa menggambar kreasi unik yang terlihat sangat sederhana ini, tetapi yang menjadi daya tarik tersendiri atau yang menjadi ciri khas dari kado doodle art saya adalah bahwa bukan hanya sekedar gambar doodle art saja, namun gambar doodle ini tersiratkan suatu tema yang tentu tidak semua orang bisa melakukannya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri atau menjadi ciri khasnya,” ucapnya.

Pada dasarnya sebuah karya yang unik dan menarik pasti memiliki tema  yang sangat luar biasa, suatu tema yang bagus akan menghasilkan karya sangat indah dan menarik, tidak hanya tema, proses pembuatan dan tampilan pun merupakan daya tarik pada kreasi tersebut.

“Adapun tema yang dipakai adalah tema yang memuat tulisan tangan lalu disisipkan dengan objek utama yang berupa visual seseorang bisa berupa foto maupun karikatur yang nanti dipadukan bersama kreasi doodle art. Tema yg digunakan tergantung dari kebutuhan pelanggan, yang  biasanya dipesan yaitu untuk hadiah ulang tahun, wisuda, anniversary, pernikahan dan bisa untuk keperluan yang lainnya seperti dekorasi dinding. Setelah selesai, kolaborasi antara doodle art, hand writing, objek foto atau karikatur dalam selembar kertas sketsa diberi sentuhan akhir yaitu akan di bold menggunakan spidol dan drawing pen agar terkesan lebih hidup. Varian dari kado doodle art ini juga bisa dipilih dengan pewarnaan monokrom atau hitam putih ataupun bisa dengan full colour,” tutup Nur.

Minuman Kopi dan Bobba menjadi Minuman Tren Di Lampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Di era sekarang banyak sekali bisnis yang menjadi tren, baik itu bisnis jual beli ataupun yang lainya, saat ini yang tengah tren adalah bisnis kuliner minuman, dimana minuman di Lampung banyak sekali yang menjadi tren di kalangan milenial. 

Di Lampung minuman yang sedang menjadi tren adalah minuman yang memiliki toping , minuman bertoping salah satunya adalah toping bobba, bobba menjadi tren di kalangan anak anak muda di lampung. 

Dalam wawancaranya , Owner Kedai Kiran,  Rani, mengatakan bahwa, saat ini banyak sekali masyarakat yang memulai kumpul di tempat nongkrong yang out door seperti di kedai atau kafe menjadi andalan untuk berkumpul kumpul satu sama lain, tetapi dengan kumpul kumpul saja tidak cukup, selain untuk kumpul-kumpul, mereka juga memesan minuman yang unik dengan rasa yang enak seperti misalnya kopi atau yang lainya, yang biasanya memiliki toping seperti bobba, Sabtu, (13/2).

“Karena kan tempat nongkrong lagi buming khususnya di Kota Bandarlampung sendiri, dimana setiap orang yang nongkrong pasti dia mencari minuman, biasanya juga yang dicari adalah kopi dan bobba, karena saat ini dua minuman ini banyak memiliki varian mulai dari rasa, dan pembuatannya , ada banyak varian varian unik seperti perpaduan kopi, buah, dan bobba, maka dari itu banyak orang yang mencarinya, ”  ujarnya.

Salah satu kedai yang menjual minuman bertoping bobba adalah Kedai Kiran, selain tempat yang unik, Kedai Kiran juga menyediakan berbagai minuman dengan menggunakan toping yang sedang tren untuk saat ini di Lampung salah satunya adalah toping bobba.

Di saat pandemi seperti ini pastinya masyarakat dihimbau oleh pemerintah  untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

"Tempat nongkrong pasti selalu ramai untuk berkumpul, selain itu tempat nongkrong di Kota Bandarlampung pasti harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan serta membuat pembatas untuk selalu menjaga jarak, dan tetap menjaga kesehatan agar ketika mereka berkumpul tetap terjaga dan terhindar dari wabah yang saat ini sedang menimpa dunia terkhusus di Indonesia," tutup Rani.

Jumat, 12 Februari 2021

Performa Tinggi dan Kemewahan Ditampilkan Generasi Terbaru All New Honda PCX

Jakarta - publiklampung.com -- PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan All New Honda PCX dan All New Honda PCX e:HEV dengan perubahan menyeluruh pada mesin, rangka, desain dan fitur yang semakin canggih. Motor produksi anak bangsa ini siap untuk semakin memberikan kebanggaan dan menjadi cerminan gaya hidup pecinta skutik premium Tanah Air yang menyenangi sensasi berkendara nyaman dengan teknologi tinggi.

Mengadopsi mesin yang lebih bertenaga dengan kapasitas 160cc 4 katup enhanced Smart Power plus (eSP+), serta memiliki teknologi minim gesekan dan performa yang meningkat, membuat skutik premium ini mampu memberikan kesempurnaan puncak saat dikendarai harian maupun turing. Tampilan baru dengan desain yang mewah dan dinamis memberikan ekspresi berkelas tinggi dan semakin mendukung gaya pengendaranya. Ditunjang fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC) pada tipe ABS dan e:HEV, skutik ini memberikan rasa aman bagi pengendara saat melintasi jalan yang licin.

President Director AHM Keiichi Yasuda mengatakan selama satu dekade kehadirannya di Indonesia, skutik premium Honda PCX selalu ingin memberikan kenyamanan dan ekspresi elegan bagi pengendaranya. Dengan berbekal mesin, desain, dan fitur terbaru, All New Honda PCX series diharapkan dapat semakin melengkapi kesenangan berkendara bagi pecinta skutik premium yang juga mendambakan teknologi tinggi.

“Dilengkapi mesin terbaru 160cc dengan 4 katup eSP+, menjadikan All New Honda PCX series semakin nyaman dikendarai dalam berbagai situasi, baik di perkotaan maupun jarak jauh. Perubahan pada ukuran ban yang semakin besar juga mendukung skutik premium ini semakin nyaman dan tampil berkesan,” ujar Yasuda dari rilis yang diterima publiklampung.com, Jumat (12/2). 

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan penerimaan sangat baik masyarakat terhadap Honda PCX menginspirasi perusahaan untuk terus mengembangkan model ini. Kehadiran All New Honda PCX series produksi anak bangsa ini semakin memenuhi harapan dan kebanggaan dalam bergaya bagi pecinta skutik premium.

“All New Honda PCX series memiliki performa tinggi dan nyaman dikendarai di berbagai situasi. Hal ini diperkuat dengan komitmen kami kepada seluruh konsumen Honda di Indonesia untuk selalu memberikan layanan terbaik di jaringan penjualan dan servis yang tersebar di pelosok negeri, yang tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Loman.

Performa Mesin Baru

All New Honda PCX mengusung mesin generasi terbaru dengan kapasitas 160cc 4 katup eSP+, berpendingin cairan, yang mampu mengurangi gesekan dan menghasilkan tenaga maksimal hingga 11,8 kW @8500 rpm dengan torsi puncak 14,7 Nm @6500 rpm. Sensasi bertenaga yang dihadirkan skutik premium ini pun semakin mewujudkan kesenangan berkendara. Sementara itu, All New Honda PCX e: HEV dilengkapi dengan motor assist dan riding mode dengan pilihan mode normal (D) dan sport (S) untuk memberikan sensasi berkendara yang responsif dalam menghadirkan performa maksimal.

Hadirnya fitur HSTC semakin memberikan rasa aman dalam mendukung performa terbaik All New Honda PCX saat melintasi kondisi jalan yang licin, sehingga sensasi kesenangan mengendarai skutik premium ini pun tetap terjaga. Dalam mendukung performanya, All New Honda PCX mampu mengkonsumsi bahan bakar mencapai 45 Km/l. Pengetesan dilakukan melalui pengaktifan fitur ramah lingkungan Idling stop system (metode ECE R40) dengan metode pengetesan EURO 3.

Desain Mewah dan Fitur canggih

Berupaya menghadirkan kenyamanan dan berkendara kelas tinggi dengan konsep dasar PCX “Personal Comfort Saloon,” desain terbaru dari skutik premium ini merupakan kombinasi dari kemewahan dengan sentuhan garis yang memberikan ekspresi dinamis. Untuk menambah kesan elegan, perubahan pun terdapat pada logo. Sementara itu, versi Hybrid mengalami perubahan nama menjadi e:HEV sebagai simbol elektrifikasi efisiensi teknologi Honda pada Hybrid Electric Vehicle, sehingga mudah dikenali sebagai kendaraan hybrid Honda.

Perubahan pada desain lampu pun semakin mendukung kesan mewah pada skutik premium ini. Desain lampu depan yang bersudut dengan posisi yang lebih horizontal dan melebar, serasi dengan desain keseluruhan All New Honda PCX. Kesan cahaya efek tiga dimensi dihadirkan pada desain lampu belakang skutik premium ini. Dengan mempertahankan lampu LED pada semua sistem tata cahaya, semakin mendukung kemewahan dan kecanggihan All New Honda PCX.

Tampilan baru pada LCD panelmeter yang lebih lebar memberikan informasi yang semakin lengkap. Fitur informasi terbaru pada LCD panel meter ini antara lain indikator baterai, perawatan v-belt, dan indokator fitur HSTC pada tipe ABS dan e:HEV. Untuk mendukung gaya hidup pengendara saat ini, All New Honda PCX menjadi pionir di kelasnya dengan menghadirkan USB charger type A, di mana sudah tersedia socket untuk melakukan pengisian daya. Skutik premium ini juga telah didukung dengan Honda Smart Key yang dilengkapi alarm dan answer back system pada semua tipe yang dapat memberikan kebanggaan serta tampilan berkelas.

Penggunaan rangka baru, semakin memberikan kenyamanan dan mendukung performa tinggi dari All New Honda PCX. Dengan struktur yang lebih simple tanpa mengubah bentuk desain bodi, memberikan peningkatan kapasitas bagasi untuk tipe CBS dan ABS menjadi 30 liter serta untuk tipe e:HEV menjadi 24 liter. Kapasitas tangki bahan bakar pun semakin besar, menjadi 8,1 liter. Perubahan juga terdapat pada ruang area kaki pengendara, yang kini lebih panjang 3 cm, sehingga membuat posisi berkendara semakin nyaman dalam menempuh area perkotaan maupun jarak jauh.

Skutik premium ini didukung ban tubeless yang lebih lebar dengan ukuran ban depan 110/70-14 dan belakang 130/70-13 melalui sentuhan desain velg baru Y shaped 5 spoke. Selain itu, juga terdapat perubahan pada bagian suspensi belakang dengan poros yang semakin panjang hingga 1 cm untuk mendukung kenyamanan saat melintasi jalanan yang kasar. Fitur keselamatan seperti Anti-Lock Braking System (ABS) juga disematkan pada All New Honda PCX.

All New Honda PCX dipasarkan dengan 3 tipe yaitu CBS, ABS, dan e:HEV. Untuk tipe CBS terdapat warna Wonderful White, Majestic Matte Red, Glorious Matte Black, dan Marvelous Matte Gray. Sedangkan untuk tipe ABS, terdapat warna Wonderful White, Majestic Matte Red, Briliant Black, dan Royal Matte Blue. Tipe ABS memiliki jok two-tone serta emblem PCX dengan warna tembaga untuk tampilan yang lebih mewah. Sementara itu, untuk tipe e: HEV terdapat warna Horizon White, yang juga memiliki jok two-tone dengan sentuhan warna biru pada emblem PCX yang semakin memberikan kesan istimewa.

AHM memasarkan All New Honda PCX dengan harga on the road (OTR) DKI Jakarta Rp 30.350.000,- untuk tipe CBS , Rp 33.950.000,- untuk tipe ABS , dan Rp 43.550.000,- untuk tipe e:HEV. (Ikol/rls)

Jumat, 05 Februari 2021

Modifikasi Pakaian Modern X Tradisional Menjadi Tren di Lampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Setiap harinya pakaian yang di kenakan orang-orang kian hari kian berbeda motif, mulai dari motif tradisional sampai modern, hal yang dimiliki orang-orang untuk membuat busana pakaian memiliki kreatifitas yang baik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Di Provinsi Lampung banyak Designer yang memproduksi untuk membuat pakaian yang berbahan modern dan dipadukan dengan sentuhan tradisional juga, salah satu jenis produk pakaian modifikasi moderen dan tradisional adalah kaos bercorak tapis. 

Dalam wawancaranya, salah satu desainer kaos bercorak tapis, Antokoe, mengatakan bahwa, mengikuti perkembangan zaman sangat penting tetapi kita juga harus tetap melestarikan peninggalan yang ada, salah satunya kain Tapis , kain tapis merupakan kain khas daerah Lampung, Sabtu (6/2).

“Menurut saya,  jika kaos motif ini sudah banyak yang suka bahkan mencapai tren dan banyak yang mengikuti untuk memproduksinya, dengan senang hati karena berarti hasil karya saya bisa diterima di masyarakat itu cukup baik , untuk dunia pariwisata juga dan untuk usaha kecil yang baru memulai,” ujarnya.

Setiap produk pastinya memiliki keunggulan, dari mulai bentuk, warna, corak, bahkan sampai ke harga, seperti keunggulan yang dimiliki Designer Antokoe dalam memproduksi kaos bercorak tapis.

“Keunggulan dari motif yang saya buat adalah satu yang pertama saya menggunakan bahan pokok tenun yang mana biasanya digunakan untuk menapis tapi saya ambil bahanya lalu saya kombinasi  dengan tapis dan celugam jadi ada perpaduan dari 3 unsur, awal membuat kaos ini tadinya pasarannya  untuk kalangan anak anak remaja,kaum milenial  tapi saat ini di respon baik oleh semuanya maka dari itu saya akan terus mengembangkannya,” pungkasnya.

Tren Busana Ecoprint Menjadi Daya Tarik Guna Menjaga Kelestarian Lingkungan

Bandarlampung - publiklampung.com -- Perkembangan industri di era modern seperti saat ini menjadi sebuah keresahan terhadap kelestarian alam. Melihat efek tersebut membuat sebagian orang mulai beralih pada produk-produk yang lebih alami dan ramah lingkungan. terutama dalam hal pembuatan busana.

Terdapat beragam teknik dan cara untuk membuat motif pada kain. Diantaranya, membatik, menyulam, menenun, dan juga membordir. Namun, kini mulai muncul teknik baru dalam membuat motif pada kain, yakni teknik ecoprint. Mulai menjadi tren belakangan ini, teknik tersebut terbilang unik, ramah lingkungan, dan juga mudah.

Sesuai namanya, ecoprint berasal dari kata eco yang berarti ekosistem (alam) dan print yang artinya mencetak, ecoprint ini dibuat dengan cara mencetak dengan bahan-bahan yang terdapat di alam sekitar sebagai kain, pewarna, maupun pembuat pola motif.

Bahan yang digunakan berupa dedaunan, bunga, batang bahkan ranting. Tidak seperti batik tulis atau cap yang pada tahap tertentu menggunakan bahan kimia, ecoprint menggunakan unsur-unsur alami tanpa bahan sintetis atau kimia. Karena itulah batik ini sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran air, tanah atau udara.

Tren gaya hidup ramah lingkungan inilah yang mendasari  Yasmin Wiwid untuk menekuni dan mengembangkan bisnis busananya menggunakan teknik ecoprint. Wiwid mengolah bahan alami tersebut menjadi beberapa jenis busana, diantaranya, Tunik, Dress, Jilbab, dan lain-lain.

"Sebagian besar pakaian yang beredar dipasaran berbahan dasar plastik. Dimana mencuci pakaian dapat melepaskan serat mikro (microfibers). Artinya serat mikro plastik tersebut mengalir di air hingga berakhir ke sungai dan lautan. Tentunya hal ini membahayakan ekosistem yang berada didalamnya. Contohnya serat mikro termakan oleh ikan lalu ikan dimakan manusia, secara tidak langsung sebenarnya manusia mengkonsumsi plastik," Ujarnya, Sabtu (6/2)

Sebagai permulaan, Wiwid menjelaskan bahwa pemilihan jenis kain menjadi hal utama yang harus dilakukan dalam membuat kain teknik ecoprint.

"Kain yang digunakan biasanya yaitu kain yg komponennya 100% cotton/kapas. Atau kain yang mayoritas komponennya cotton, misalnya 90% cotton 10% polyester. Karena mengingat sifat kain katun yang paling baik menyerap zat-zat warna alami jadi penggunaan kain katun ini akan menghasilkan produk yang maksimal. Selain itu bisa juga menggunakan kain sutra, kulit sapi, kulit domba, atau kulit kambing," ungkapnya.

Proses pembuatan busana ecoprint, diawali dengan pengolahan kain atau mordanting. Sebelum pencetakan, kain direndam terlebih dahulu dengan menggunakan air campuran tawas selama satu jam. Cara ini dilakukan untuk mempertahankan warna dasar kain, dan membuka pori-pori kain agar gambar dapat tercetak. Lanjutkan dengan pengeringan di bawah sinar matahari.

Selanjutnya  proses pencetakan dengan cara merentangkan kain setengah basah kemudian daun yang telah dipilih, ditata sedemikian rupa kemudian dipukul pukul dengan palu atau batu. Kekuatan dalam memukul harus dikendalikan agar daun tidak hancur dan warna meresap dengan baik pada kain.

Kemudian, kain tersebut dilipat menjadi bagian yang lebih kecil dengan tetap mempertahankan posisi daun agar tidak bergeser. Kain yang sudah terlipat, diikat kencang dengan tali kenur.

Tahapan selanjutnya adalah pengukusan selama 1 jam dalam suhu 100°C. Pengukusan ini bertujuan agar warna dasar daun keluar. Setelah proses pengukusan selesai, kain dibiarkan selama 3 hari dan kain dibersihkan dari sisa daun yang menempel.

Tahap terakhir yakni fiksasi. Proses fiksasi dilakukan dengan merendam kain yang sudah dicetak dengan air campuran tawas. Proses ini berguna untuk mengikat motif dan warna yang sudah tercetak di atas kain. Setelah satu jam perendaman, kain ecoprint dapat dijemur dibawah terik matahari.

Uniknya, Wiwid menyampaikan, dalam proses produksi pencetakan ecoprint ini tidak bisa dilakukan keseragaman motif sekalipun bahan dan proses pembuatan sama.

"Karena produk handmade, maka hasilnya pasti gak akan sama persis antara satu dengan lainnya. Sama seperti halnya batik tulis, kain ecoprint juga begitu," katanya

Wiwid juga menambahkan jika teknik ecoprint bukanlah merupakan sebuah produk batik, melainkan sebuah produk alternatif batik.

Sushi Cake Menjadi Tren Pilihan Variasi Kue Baru nan Unik

Bandarlampung - publiklampung.com -- Kue merupakan salah satu elemen yang hampir tak pernah absen disaat sedang merayakan sesuatu. Biasanya kue yang disajikan saat perayaan bercita rasa manis seperti kue cokelat, red velvet, cheesecake, blackforest, dan masih banyak lagi.

Beberapa waktu belakangan, akibat adanya pandemi dan sering kali masyarakat melakukan kegiatan saling antar makanan untuk merayakan hari spesialnya, kini muncul lah tren variasi kue baru yang unik, yakni Sushi cake atau Birthday sushi.

Sushi cake yang dimaksud bukanlah cake manis dengan hiasan berbentuk sushi yang terbuat dari fondant. Sushi cake ini terbuat dari nasi, ikan, dan sayuran seperti sushi biasa. Sushi cake memiliki bentuk yang bundar atau persegi empat, dan berukuran besar, sehingga dapat dipotong-potong dan dibagikan.

Fitrie Rachmi Ariefiana, adalah owner dari Chef Sushi Lampung yang merupakan salah satu usaha sushi rumahan di Bandarlampung yang telah menyediakan menu sushi cake.

"Saat itu karena banyak yang request sih, sebenarnya sushi cake dari Chef Sushi ini standar aja, gak banyak bentuk-bentuk nya, karena kita lebih mementingkan kualitas rasanya," ujarnya, Sabtu (6/2)

Bentuk sushi cake menyerupai kue ulang tahun pada umumnya. Ditata beberapa tingkat dengan variasi beberapa jenis sushi dalam satu kue.

Jika dibandingkan dengan kue perayaan pada umunya, sushi cake bisa dibilang lebih unik dan anti mainstream. Biasanya sushi cake dimakan sebagai sajian utama, tetapi kini disajikan dalam bentuk kue.

Fitri mengaku jika dalam pembuatan sushi cake, terdapat berbagai macam tantangan tersendiri.

"Sering terjadi kesulitan saat di bagian penataan aja, karena terkadang pembeli pesan sesuai menu yang mereka mau, jadi harus pinter-pinter menyesuaikan dan mengakalinya." Ungkapnya

Ada beberapa varian sushi cake yang disediakan oleh Chief Sushi, diantaranya sushi cake isi 30, isi 40, isi 50 atau sesuai atas permintaan dari konsumen.

Harga yang ditawarkan untuk mendapatkan sebuah Sushi cake by Chef Sushi Lampung pun beragam. Dimulai dengan harga Rp105 ribu untuk sushi cake isi 30, Rp140 ribu untuk sushi cake isi 40, Rp175 ribu untuk sushi cake isi 50.

Fitri juga mengatakan jika dalam perencanaan dan pembuatan sushi cake membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Maka dalam sistem pemesanan nya disarankan untuk menggunakan sistem preorder dengan cara melakukan pemesanan lebih dulu sekitar 1 hari sebelum hari-H melalui nomor whatsapp yang tertera di bio instagram @Chefsushilampung.

Kamis, 04 Februari 2021

Chodtela.com Situs Penyedia Chord Gitar Terbaik Bagi pemula

Bandarlampung - publiklampung.com -- Chordtela merupakan salah satu situs berbasis chordmusik yang mengedepankan akurasi dan update dalam meramaikan Dunia Musik Tanah Air.

Situs yang mengedepankan chord Dasar dan dilakukan penyederhaaan Chord membuat peminat musik yang akan melakukan ulik menjadi lebih nyaman dan cepat dalam menguasai chord tersebut

"Saat saat belum banyak situs yang mempunyai pola seperti Chordtela, karena kita lebih mementingkan kualitas rasanya," ujarnya, Jumat (5/2).

Perkembangan teknologi di era digital seperti sekarang ini bertumbuh semakin cepat dari hari ke hari. Sehingga secara tidak langsung penggunaan teknologi saat ini semakin meningkat tajam.

Meningkatnya perkembangannya yang semakin cepat, menjadi dampak terhadap banyak bidang. Salah satunya di bidang pembelajaran alat musik.

Jika di era lampau kita masih menggunakan sebuah buku chord-chord lagu ketika ingin belajar musik atau mengcover lagu, kini dengan hadirnya Chordtela.com kamu tidak perlu lagi membeli buku chord lagu yang terkesan tidak efisien.

Chordtela.com, situs yang selalu ramai dibanjiri pengunjung setiap harinya ini hadir sebagai wujud sumbangsih terhadap dunia musik dengan menghadirkan chord-chord kunci gitar dasar dari semua jenis lagu, mulai dari lagu dangdut, inggris, jawa, batak, minang, bali, dan sebagainya.

Chord-chord gitar yang tersedia di situs ini terbilang lebih mudah dimainkan untuk pemula, dan sangat bermanfaat bagi yang sudah mahir dalam bermain gitar.

Hampir keseluruhan chord kunci gitar yang ada di situs ini di publikasikan menjadi chord dasar, selain itu terdapat juga beberapa penyederhanaan dari chord aslinya, sehingga dapat lebih mudah dan dapat menyesuaikan dengan nada suara yang kita miliki.

Situs ini juga dilengkapi dengan alat transpose chord yang dapat difungsikan jika pengguna ingin memainkan chord yang ada di situs tersebut dengan chord-chord yang lain, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para penggunanya.


Jumat, 29 Januari 2021

Pelihara Reptil Menjadi Tren dan Hobi Baru Dimasa Pandemi

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Hobi memelihara binatang reptil saat ini telah menjadi sebuah tren baru di masyarakat kota.

Banyak yang menganggap bahwa bersahabat dengan binatang adalah sesuatu hal yang sangat menyulitkan dan menakutkan. Terlebih, jika binatang tersebut adalah dari kalangan reptil seperti ular, biawak, kura-kura dan sebagainya. Namun, perkembangan tren saat ini telah membuat anggapan bahwa reptil yang mulanya menakutkan menjadi hal yang justru menarik perhatian.

Mulanya tren reptil sebagai peliharaan hanya berkembang di kalangan penghobi saja. Namun, semenjak masa pandemi covid-19 ini, perkembangan peminat reptil meningkat pesat. Hal ini dapat terlihat dari munculnya berbagai akun pencinta reptil di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya, Dimas Wahyu pangestu (21), adalah salah satu pencipta reptil yang bertempat tinggal di kota Bandarlampung.

Mencintai reptil sejak duduk dibangku kelas tiga tingkat Sekolah Dasar, Dimas memulai hobinya dengan memelihara reptil jenis kadal kebun seperti bunglon Surai, kadal langit ular kadut dan lainnya.

"Saya dulu sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta MMA 4 Sukabumi, jadi setelah pulang sekolah biasanya dulu saya dan teman-teman mencari kadal dan ular kadut untuk dimainkan dan dipelihara," Ujarnya, Sabtu (30/1)

Hingga sampai saat ini, jenis reptil yang berhasil dipelihara oleh Dimas diantaranya, kura kura Brazil, kura-kura pipi putih, ular terbang, ular pucuk, pipe snake, kobra Jawa, kobra Sumatra, ular cincin emas, phyton curtus, phyton reticulatus, ular jali, ular kadut bakau, iguana, dan ular tali picis.

Didalam wawancaranya, Dimas mengaku pernah mendapatkan beberapa kendala dalam memelihara reptil berjenis ular.

"Ketika ular tersebut setres, ular akan menjadi galak, dan ketika ular setres juga bisa menyebabkan ular mogok makan hingga dapat menyebabkan kematian, lalu ada beberapa jenis ular yang apabila ular tersebut setres dapat membunuh dirinya sendiri," Ungkapnya

Tren yang dimiliki oleh reptil ini tentunya semakin menarik minat masyarakat untuk mulai mengadopsi reptil sebagai hewan peliharaan. Untuk kalangan pemula ini, Dimas pun tak lupa memberikan tips-tipsnya.

"Cara perawatan untuk ular ini gampang gampang susah, awalnya harus tentukan dulu jenis ular yang mau dipelihara. Kemudian setting kandang sesuai dengan ular yang ingin dipelihara, karena ular itu ada banyak jenisnya, misalnya ada ular alboreal, Ular alboreal itu ular yang menghabiskan waktunya di atas pohon membutuhkan kandang yang agak tinggi nah, ada juga ular yang aquatic jadi ular Aquatic ular yang hidupnya di air jadi buat lah settingan kandang sesuai dengan habitatnya," Ujarnya.

"Selain itu, kebersihan kandang, pemberian makan, pemberian minum. Memandikan ular, dan menjemur ular. Karna reptil kan hewan berdarah dingin yang gak bisa menghasilkan panas menggunakan tubuhnya sendiri. Jadi untuk melancarkan metabolisme agar lancar dan tidak terganggu, kira perlu menjemur ular diwaktu pagi antara jam 9 sampai dengan jam 11 waktu penjemuran sendri tergantung dari jenis ular apa yang akan kita dijemur biasanya saya menjemur ular 10 sampai 15 menit," tandasnya.

Beri Kemudahan Pengguna Kendaraan Listrik, PLN Luncurkan Aplikasi Charge.IN

Jakarta - publiklampung.com -- PLN terus berinovasi dalam mendukung ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Inovasi yang memudahkan pengguna kendaraan listrik ini, ditandai dengan peluncuran aplikasi PLN Charge.IN pada Jumat (29/1). Diselenggarakan secara daring, agenda ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dirjen (Dirjen Gatrik KESDM), Rida Mulyana dan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini. 

“Saya menyampaikan rasa bangga kepada PLN yang sudah memberikan komitmen agar ekosistem KBLBB terus bisa dibangun dan sangat mengapresiasi platform Charge.IN yang dapat digunakan di seluruh Indonesia sehingga kebutuhan atas operasional pengisian daya kendaraan bermotor listrik dapat terpenuhi,” terang Menhub, Budi Karya Sumadi. 

Dirinya berharap, PLN terus menjadi lokomotif bagi pengembangan ekosistem KBLBB dan terus mengembangkan kemudahan layanan dan fasilitas bagi masyarakat. 

Dirjen Gatrik KESDM, Rida Mulyana menjelaskan, sesuai ketentuan Perpres dan Permen ESDM, PLN mendapat penugasan sebagai ujung tombak penyediaan infrastruktur pengisian KBLBB dengan rencana penambahan hingga 24.720 unit SPKLU untuk 10 tahun ke depan.

“Pada hari ini, PLN meluncurkan aplikasi charge.IN sebagai aplikasi yang memudahkan para pemilik kendaraan listrik dalam hal pengisian daya. Aplikasi ini dapat menunjukkan lokasi SPKLU maupun besaran pengisian daya. Hal ini tentu saja sangat kami apresiasi sebagai terobosan untuk memudahkan masyarakat segera beralih menggunakan KBLBB,” tambah Rida. 

“Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB. Dengan aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU,” terang Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini. 

Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di google playstore, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik. 

Guna memastikan kesiapan aplikasi Charge.IN, Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo juga melakukan simulasi pengisian daya mobil listrik di SPKLU PLN UID Disjaya. 

"Aplikasi ini terbukti dapat berfungsi dengan baik, dan ke depannya PLN terus berupaya lakukan pengembangan demi memberikan pelayanan yang terbaik. Selain itu PLN juga memberikan  stimulus melalui keringanan tambah daya, pasang baru, tarif listrik, rekening minimum kepada pengguna KBLBB yang melakukan  home charger dan private charger, serta badan usaha SPKLU maupun SPBKLU," jelas Darmawan. 

Dalam rangkaian peluncuran tersebut hadir juga penggiat otomotif nasional, Fitra Eri. Sebagai pengguna mobil listrik, Fitra merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi PLN Charge.IN.

“Hanya dalam 5 menit, saya sudah bisa menjalankan aplikasi ini, karena sangat simpel dan user friendly. Kemudian aplikasi ini sangat canggih karena dapat terintegrasi dengan SPKLU, sehingga saya mampu mengisi daya kendaraan sesuai kebutuhan,” terang Fitra.

Tema Rustic Menjadi Tren Dekorasi Yang Lebih Elegan

Tanggamus - publiklampung.com -- Dekorasi merupakan hal yang sangat penting untuk sebuah tempat acara ataupun pesta, dekorasi juga berfungsi untuk memperindah suatu penataan tempat, Di tahun ini banyak sekali karya kreativitas seseorang untuk mendekorasi tempat baik untuk acara maupun yang lainnya .

Seperti di Kabupaten Tanggamus, Tema dekorasi rustic menjadi tren untuk mendekor suatu tempat acara yang biasanya digunakan pada acara lamaran ataupun pernikahan, Sabtu, (30/1).

Dalam wawancaranya, Penata Dekorasi, Sutomo, mengatakan bahwa, di era sekarang banyak orang yang mencari dekorasi modern, tak hanya itu banyak pula orang yang membuat dekorasi mewah dengan biaya yang terjangkau tetapi tetap tampak elegan, Sabtu, (30/1).

"Simple dan berani untuk bermain warna, modern, dan elegan adalah hal yang dimiliki dari tema rustic sendiri, tema rustic sendiri sangat unik dan indah apalagi untuk acara didalam ruangan tetapi tidak menutup kemungkinan di luar ruangan tidak bagus sama sama bagus dan memiliki ke unggulannya masing masing," ucapnya.

Salah satu dekorasi yang menyediakan tema rustic di Kabupaten Tanggamus adalah Tala Budaya Dekorasi, disini banyak hasil hasil tema rustic yang menjadi incaran para calon pengantin yang ada di daerah Tanggamus.

Sutomo melanjutkan, biasanya tema rustic saat ini banyak dicari, selain dekorasi yang ramah, tema rustic juga memiliki biaya yang terjangkau sehingga banyak yang ingin memakainya didalam sebuah acara, tak hanya itu tema rustic juga bisa digunakan di dalam ruangan maupun luar ruangan, sehingga tidak menutup kemungkinan tema rustic ini akan menjadi tren dikalangan calon pengantin atau acara pernikahan di tahun ini.

Mulai 1 Februari 2021 Pembelian Pulsa, Voucher hingga Token Listrik Akan dikenakan PPn dan PPh


Jakarta - publiklampung.com -- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) untuk penjualan pulsa, voucer, kartu perdana, dan token listrik. Kebijakan ini akan mulai berlaku 1 Pebruari 2021. 

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.03/2021 tentang penghitungan dan pemungutan PPN serta PPh atas penyerahan/penghasilan sehubungan dengan penjualan pulsa, kartu perdana, token, dan voucer. 

"Kegiatan pemungutan PPn dan PPh atas pulsa, kartu perdana, token, dan voucer perlu mendapat kepastian hukum," tutur Hestu Yoga Saksama selaku Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (29/01).

Ditambahkannya, PMK tersebut ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan diundangkan pada 22 Januari 2021. 

Adapun pertimbangan lain dalam menerapkan regulasi baru itu, menurutnya adalah untuk menyederhanakan administrasi dan mekanisme pemungutan PPn atas penyerahan pulsa oleh penyelenggara distribusi pulsa. 

"Penghitungan dan pemungutan PPn atas penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) berupa pulsa dan kartu perdana yang dapat berbentuk voucer fisik atau elektronik oleh pengusaha penyelenggara jasa telekomunikasi dan penyelenggara distribusi," ujarnya. 

Selain itu, lanjut Hestu, penyerahan BKP berupa token oleh penyedia tenaga listrik juga dikenai PPn. 

PPn dikenakan atas penyerahan BKP berupa pulsa dan kartu perdana oleh pengusaha penyelenggara jasa telekomunikasi kepada penyelenggara distribusi tingkat pertama dan atau pelanggan telekomunikasi. 

Kemudian, penyelenggara distribusi tingkat pertama kepada penyelenggara distribusi tingkat kedua dan atau pelanggan telekomunikasi. 

Penyelenggara distribusi tingkat kedua kepada pelanggan telekomunikasi melalui penyelenggara distribusi tingkat selanjutnya atau pelanggan secara langsug dan penyelenggara distribusi tingkat selanjutnya. 

Dalam pasal 4 ayat 4 disebutkan pemungutan PPn sesuai contoh yang tercantum pada lampiran dalam PMK itu, yakni sebesar 10 persen. 

Sementara itu, terkait penghitungan dan pemungutan PPh atas penjualan pulsa dan kartu perdana oleh penyelenggara distribusi tingkat kedua yang merupakan pemungut PPh pasal 22, dipungut PPh pasal 22. 

Pemungut PPh melakukan pemungutan sebesar 0,5 persen dari nilai yang ditagih oleh penyelenggara distribusi tingkat kedua kepada distribusi tingkat selanjutnya atau harga jual atas penjualan kepada pelanggan secara langsung. 

Apabila wajib pajak tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) maka besarnya tarif pemungutan PPh pasal 22 lebih tinggi 100 persen dari tarif 0,5 persen (rls/*).

Rabu, 27 Januari 2021

Inilah Wajah Baru Meterai 2021 Yang Dikeluarkan Direktorat Jenderal Pajak

Jakarta - publiklampung.com -- Hari ini, Kamis (28/1), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperkenalkan meterai tempel baru sebagai pengganti meterai tempel lama desain tahun 2014. Meterai tempel baru tersebut sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

“Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” ungkap Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama melalui rilis yang diterima publiklampung.com

Ciri umum tersebut diantaranya terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka “10000” dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” yang menunjukkan tarif bea meterai, teks mikro modulasi “INDONESIA”, blok ornamen khas Indonesia, dan seterusnya. Sedangkan ciri khususnya adalah warna meterai didominasi merah muda, serat 

berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas, garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “djp” dan sebagainya.

Desain meterai tempel baru mengusung tema Ornamen Nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme.

Terkait stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masyarakat masih dapat menggunakannya sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp9.000,00. Caranya dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp3.000,00, dua meterai masing-masing Rp6.000,00, atau meterai Rp3.000,00 dan Rp6.000,00 pada dokumen. DJP mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan 

meterai tempel bekas pakai (rekondisi). Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya.

Ketentuan dan pengaturan lebih lengkap dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021. Untuk mendapatkan salinan peraturan ini dan peraturan lain dapat mengunjungi www.pajak.go.id.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

575x Dibaca

Selasa, 26 Januari 2021

Program Servis Kunjung TDM Gadingrejo, Solusi Servis di Tengah Pandemi Covid-19

Bandarlampung - publiklampung.com --  Tunas Dwipa Matra (TDM) Gadingrejo memberikan layanan khusus untuk konsumen yang motornya butuh penanganan mekanik seperti ganti oli, servis berkala dan pengecekan kendaraan tanpa perlu keluar rumah.

Layanan “Servis Kunjung” ini merupakan upaya jaringan bengkel resmi Honda untuk tetap memberi kenyamanan pada konsumen dalam merawat motor mereka secara berkala dengan tetap menjalankan himbauan pemerintah tetap di rumah.

Dengan semangat Satu Hati, TDM Gadingrejo terus memberikan pelayanan terbaik dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan bersama, baik karyawan maupun konsumennya.

Hal ini diimplementasikan pada praktiknya yaitu prosedur untuk mekanik yang melakukan servis kunjung seperti mematuhi anjuran untuk melakukan physical distancing dan menjaga kebersihan diri serta kebersihan motor yang sudah diservis.

Mekanik servis kunjung, Juni Ardi Crista, mengatakan selain keselamatan dan kesehatan karyawan, keselamatan dan kesehatan konsumen juga menjadi tanggung jawab TDM Gadingrejo memberikan layanan terbaik untuk motor kesayangan konsumen tanpa perlu keluar rumah.

“Kami mencoba untuk memberi pelayanan terbaik untuk konsumen dalam hal perawatan berkala kendaraannya,” ujar Juni.

Kepala TDM Gadingrejo, Robby Permana mengatakan ada beberapa cara konsumen yang berniat mencoba layanan servis kunjung, diantaranya menghubungi jaringan bengkel TDM Gadingrejo untuk membuat janji layanan servis. Selain itu, konsumen juga dapat memanfaatkan WhatsApp centre serta media sosial resmi TDM Gadingrejo untuk mendapatkan informasi seputar servis kunjung tersebut.

"Untuk memberi kenyamanan dan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan serta kesehatan konsumen, mekanik handal kami akan membersihkan bagian sepeda motor yang terpegang oleh tangan dengan cairan disinfektan sehingga sepeda motor konsumen akan kembali bersih setelah diservis," ucapnya

Pengguna jasa servis kunjung, Agus Linawati mengaku puas dengan program yg diluncurkan oleh TDM Gadingrejo ini.

"Pandemi covid-19 membatasi kita mau kemana-mana. Program servis kunjung TDM Gadingrejo ini sangat membantu," pungkasnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

1731x Dibaca

Jumat, 22 Januari 2021

Tren Strap Masker Menjadi Pilihan Agar Lebih Terlihat Fashionable.

#trendpubliklampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Dimasa pandemi saat ini, masker telah menjadi bagian penting dari keseharian yang tidak bisa ditinggalkan ketika ke luar rumah. Meskipun harus selalu dipakai, pasti ada beberapa kegiatan yang mengharuskan kita untuk melepasnya.

Agar tidak mudah hilang dan praktis dipakai kembali, Rantai Masker atau Strap masker bisa menjadi alternatif pilihan untuk menjadi pengait masker agar bisa dikalungkan, sehingga masker tidak perlu diletakan sembarangan dan masker tidak mudah tercemar oleh virus dan kuman yang ada dilingkungan.

Sama seperti rantai kacamata, rantai masker memberikan kesan estetika yang sama. Selain sebagai alat penggantung masker, strap masker pun lama-kelamaan sudah menjadi pelengkap gaya sehingga semakin terlihat fashionable. 

#trendpubliklampung

Salah satu Owner Bisnis Strap di Bandarlampung, Novera Dewi Shintawaka, mengungkapkan, saat ini penjualan rantai masker semakin meningkat.

"Sejak masa pandemi ini aksesoris beragam ya, mulai dari connector masker, strap masker. Nah kalau untuk strap nya, aku 10pcs itu habis dalam satu sampai dua hari sih," ujarnya, Sabtu (23/1)

Novera juga mengungkapkan jika agar terlihat lebih fashionable, Strap atau rantai masker saat ini sudah tersedia dalam berbagai jenis warna dan desain.

"Varian model strap masker sekarang udah banyak ya, sudah dibuat dalam desain warna unik dan model yang beragam. Ada yg mutiara, ada yang rantai polos, ada yang manik-manik, warnanya juga banyak sih," ungkapnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

767x Dibaca

Kaktus Menjadi Tanaman Hias Primadona Saat Pandemi.

#trendpubliklampung


Bandarlampung - publiklampung.com -- Di tengah masa Pandemi Covid-19 ini, Tanaman kaktus hias tengah menjadi tren sehingga banyak golongan masyarakat yang menjadikannya sebagai hobi. Selain itu, Tren tanaman kaktus hias dapat dijadikan ladang bisnis bagi para pelaku budidaya.


Tren tanaman kaktus hias menjadi populer bukan tanpa alasan. Selain ragam bentuknya yang cantik, anggota tumbuhan berbunga dalam keluarga cactaceae ini juga terbilang mudah dalam perawatannya. Sehingga sangat cocok bagi orang-orang yang tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman, namun tetap ingin mengoleksi tanaman hias sebagai dekorasi.

#trendpubliklampung

Menurut salah satu pemilik usaha kaktus hias di Bandarlampung, Maulidya Cahyani, kaktus memang tengah menjadi tren saat ini.

"Mungkin karena dampak dari pandemi juga, seperti work from home jadi orang menambah kegiatan seperti berkebun. Untuk kaktus memiliki tampak yang unik dan indah serta perawatannya yang mudah, jadi menambah daya tarik tersendiri sehingga kaktus menjadi tren saat ini," ujarnya, Sabtu (23/1)

#trendpubliklampung

Maulidya juga menjabarkan bahwa dalam perawatan kaktus, tak pelu dilakukan penyiraman setiap hari.

"Untuk perawatannya cukup mudah, hanya penyiraman yang cukup selama 3 hari sekali dan penyinaran yang cukup, karena jika sering disiram bisa menyebabkan busuk dan mati. Tergantung kondisi wilayah masing-masing juga sih. Terkadang ada yg 3 hari media sudah kering dan ada yang 5 sampai 6 hari baru melakukan penyiraman," Lanjutnya.

Menurut Maulidya, Jenis kaktus hias yang saat ini paling sering digandrungi oleh pembeli yaitu jenis kaktus mickey dan echeveria parle.

Dibalik itu, jenis-jenis kaktus hias yang sedang menjadi tren saat ini yaitu Kaktus jenis Haworthia, Echeveria, String of Pearls, Carasulla, Mickey, dan Golden Barrel.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

768x Dibaca

Pameran Seni Tari Virtual Menjadi Tren di Provinsi Lampung.

#trendpubliklampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Berbicara tentang karya seni di Provinsi Lampung tidak akan ada habis habisnya, dari kalangan muda hingga kalangan yang sudah lanjut usia pun setiap harinya di Lampung banyak yang menghasilkan karya kreatifitas yang sangat berkualitas.

Saat pandemi Covid-19 ini khususnya kalangan milenial tidak pernah berhenti untuk menghasilkan karyanya, di Provinsi Lampung masyarakatnya sangat berantusias untuk menunjukan dan memamerkan hasil karya kreatifitasnya melalui pergelaran pameran, namun di saat pandemi ini pemerintah menganjurkan agar tidak ada pameran yang mengumpulkan banyak orang hal ini karena untuk mencegah penularan virus Covid-19 sendiri, Para generasi milenial pun memecahkan sebuah masalah khusunya di bidang kesenian untuk tetap membuat pameran, tetapi dengan konsep yang berbeda, pada pandemi saat ini milenial di Lampung menggelar Pameran Seni Tari dengan cara virtual, Sabtu, (23/1).

Dalam wawancaranya, Insan Seni Muda Lampung, Rian, ia mengatakan bahwa, saat pandemi ini tentunya selalu dibatasi dengan aturan kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,  tetapi  sebagai insan seni sendiri, tidak akan ada hentinya terus mengembangkan dan menciptakan karya yang harus di lestarikan sendiri walaupun di tengah pandemi, Sabtu, (23/1).

“Saya melihat dari diri saya sendiri, apakah saya sudah melestarikan budaya, karena untuk mengajak orang agar terus melestarikan budaya yang pastinya harus dilihat dari kita sendiri, di saat sekarang tentunya kita belum bisa menunjukan secara langsung kepada masyarakat akan hadir karya seni, tetapi melalui virtual lah kami khusunya para insan seni bisa memamerkan atau menunjukan hasil karya kami seperti halnya yang kami gelar bersama mahasiswa seni tari Lampung, untuk membuat konten yaitu REMIC 2021 dengan tema tradisional dan modernnya, kami menunjukan pameran ini melalui virtual seperti Live streaming yang kami adakan dan lainya,” Ujarnya.

Kesenian dan Kebudayaan memang harus kita lestarikan, karena hal itu  adalah salah satu harta peninggalan untuk negeri ini, di era sekarang tentunya sebagai generasi milenial lah yang harus terus mengembangkan dan melestarikan serta mengenalkan kepada dunia akan betapa indahnya hasil karya kreatifitas bangsa ini.

“Harapan saya untuk kesenian adalah harus terus maju untuk meningkatkannya, walaupun di tengah pandemi jangan menganggap pandemi ini sebagai halangan untuk kita selalu berkarya, yang pasti niat kita adalah untuk melestarikan kesenian yang ada khususnya para insan seni harus terus berkarya agar kesenian dan kebudayaan kita tetap terjaga,” Tutupnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

48x Dibaca

Sabtu, 16 Januari 2021

Sempat Meredup, Ikan Cupang Kini Menjadi Tren Yang Menjanjikan

#trendpubliklampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Ikan Cupang  atau dengan nama latin Betta Fish, merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. 

Ikan cupang juga adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.

#trendpubliklampung

Setelah sempat meredup popularitasnya selama beberapa tahun ke belakang, Saat ini, ikan cupang kembali menjadi trend akibat tertarik dengan kecantikan motif tubuh nya. 

Ada beragam jenis Ikan cupang yang kini banyak diburu, mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan, dimasa pandemi ini omset penjualan ikan cupang naik melejit hingga tiga kali lipat.

Salah satu pengusaha dan pengoleksi ikan cupang, Ferari Qadafi mengungkapnya bahwa ketertarikannya pada ikan cupang yaitu karena ikan cupang memiliki warna yang unik dan mudah dalam perawatannya.

"Awalnya memang suka binatang. Sebelumnya hanya memiliki empat ekor, jantan semua. Tapi kasihan, jadi saya belikan lagi yang betina. Lalu berkembang biak, sampai banyak. Lalu dibeli orang, oh ternyata ini punya nilai jual. Jadi saya berlanjut hingga sekarang. Perawatannya juga mudah, tidak perlu pakai aerator, hanya cukup diganti air secara rutin, diberikan garam ikan, dan daun ketapang untuk menjaga ph balance." Ujarnya, Minggu (17/1)

Qadafi juga mengungkapkan bahwa kesulitan dalam memelihara ikan cupang adalah saat masa penyediaan pakan.

"Kesulitan saat menyediakan pakan saja, karena masa rentan perawatan ikan cupang ini ada saat cupang berumur 4hari-1bulan. Pakannya itu harus pakan hidup. Pakai pelet bisa, tetapi sangat disarankan menggunakan kutu air. Hewan yang sangat kecil sekali. Kemudian cuaca juga menentukan. Terutama saat hujan. Saat hujan itu rentan terjadi penyakit, karena saat musim hujan itu ada pantogen yang bisa mendatangkan penyakit dalam ekosistem air." Lanjutnya.

Saat ini, Qadafi mengoleksi dan menjual sekitar 6000-7000 ekor ikan cupang. 60% lebih cupang jenis giant. Giant multicolour, giant super black, giant double Tail, selebihnya jenis plakat. Seperti jenis plakat multicolour, halfmoon plakat cooper, plakat dan plakat double Tail.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

284x Dibaca

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...