Halaman

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2021

Dapatkan Stimulus Listrik Covid-19 Lewat Aplikasi PLN Mobile Dengan Lebih Mudah

Publik Lampung

Jakarta - publiklampung.com -- Memastikan penyaluran stimulus listrik periode Januari 2021 untuk 32 juta pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi serta 459.000 pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA berjalan lancar.

“Kami melihat proses penyalurannya berjalan lancar, sejak tanggal 7 kemarin pelanggan sudah menikmati stimulus listriknya,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi melalui rilis yang diterima publiklampung.com.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh token listrik stimulus Covid-19, cara paling mudah dapat dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile yang terdapat di Playstore atau Appstore. Setelah selesai mengunduh, pelanggan dapat masuk ke aplikasi PLN Mobile dengan cara:

1. Buka aplikasi PLN Mobile.

2. Klik “PLN Peduli Covid-19” pada bagian Info & Promo.

3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter.

4. Token gratis akan muncul.

5. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga tetap menyediakan akses melalui website https://stimulus.pln.co.id/ atau melalui layanan WhatsApp melalui nomor 08122-123-123. Hal ini dilakukan untuk memberikan banyak pilihan akses agar pelanggan mudah mendapatkan stimulus listrik ini. 

Publik Lampung

“PLN menambah Channel  melalui Aplikasi PLN Mobile untuk lebih mempermudah, karena tinggal buka aplikasi di HP, masukan ID Pelanggan/Nomor Meter, sudah dapat nomor tokennya,” jelas Agung.

Berdasarkan keputusan pemerintah, perpanjangan pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PLN dibagi dalam ketentuan berikut:

- Diskon listrik 100% diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA. Adapun untuk pelanggan prabayar, setiap bulannya diberikan token gratis yang besarannya sama seperti sebelumnya. 

- Diskon 50% diberikan kepada golongan pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Kemudian bagi pelangggan prabayar diskon 50 % langsung diterima saat membeli token (harga belum termasuk PPJ).

“Jadi untuk pelanggan pascabayar akan langsung mengurangi biaya tagihan listrik, kemudian untuk daya 450 VA prabayar token dapat diperoleh melalui cara yang sudah dijelaskan. Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi, stimulus diterima ketika melakukan pembelian token listrik,” tambah Agung.

Stimulus listrik ini nantinya akan berlaku untuk pelanggan pascabayar penghitungan rekening Januari - Maret 2021. Sementara itu, untuk pelanggan pra bayar berlaku saat pembelian token listrik Januari - Maret 2021.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : *rls
Released © publiklampung.com

862x Dibaca

Masih di Bawah Target, Realisasi Investasi Energi Terbarukan Rp 19 T

Publik Lampung

Jakarta - publiklampung.com -- Realisasi sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) pada tahun 2020 sebesar US$ 1,36 miliar atau setara dengan Rp 19,04 triliun (kurs Rp 14.000). Realisasi ini di bawah target tahun 2020 sebesar US$ 2,02 miliar.

"Secara khusus investasi tadi disampaikan US$ 1,36 miliar. Jadi targetnya 2020 adalah US$ 2 miliar," kata Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, yang dilansir dari detikfinance, Kamis (14/1).

Investasi tersebut didominasi dari panas bumi. Dalam paparannya, investasi panas bumi US$ 0,72 miliar, aneka EBT US$ 0,54 miliar, bio energi US$ 0,10 miliar, dan konservasi energi US$ 0,008 miliar.

Dia mengatakan, untuk target tahun 2021 ini tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya.

"2021 kami menargetkan angka yang relatif sama dengan 2020 US$ 2,05 miliar ini agak sedikit berbeda komposisinya nanti," katanya.

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor EBTKE bidang panas bumi pada tahun 2020 sebesar Rp 1,96 triliun. Angka ini jauh di atas target Rp 1,34 triliun.

"Kaitannya dengan penerimaan negara, realisasi 2020 hampir Rp 2 triliun, Rp 1,96 triliun," katanya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : *rls
Released © publiklampung.com

1263x Dibaca

Selasa, 12 Januari 2021

Kemendikbud Upgrade 334.402 Guru Metode Mengajar Siswa Secara Daring

Publik Lampung

Jakarta - publiklampung.com --  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) memperkuat ekosistem pendidikan melalui dua program pada masa pandemi, yakni Guru Belajar dan Guru Berbagi.

Dilansir dari sindonews.com, Dirjen GTK Kemendikbud Iwan Syahril mengatakan, guru belajar dimulai pada awal Oktober 2020 lalu dimana total pesertanya mencapai 334.402 guru dimana 143.000 lebih telah menyelesaikan diklat bimbingan teknis dan 92.000 menyelesaikan diklat. Iwan menuturkan, awalnya pihaknya tidak optimis banyak guru akan ikut program ini namun ternyata hasilnya sangat bagus.

"Kami di awalnya tidak begitu optimis sebenarnya, tapi ternyata peserta dari para guru seluruh Indonesia secara voluntary, secara sukarela untuk ikut dalam program Guru Belajar ini sehingga ini menguatkan ekosistem guru Indonesia untuk belajar dengan kebiasaan baru ini,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Ditjen GTK Kemendikbud di gtk.kemdikbud.go.id, dari sindonews.com, Selasa (12/1).

Alumnus Columbia University menuturkan, ada 3 seri Guru Belajar. Pertama adalah Seri Masa Pandemi tentang bagaimana mengimplementasikan kurikulum darurat. Kedua, lanjut Iwan, ialah Seri Pendidikan Kecakapan Hidup dan seri terakhir ialah Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Sementara Guru Berbagi, ujarnya, dimulai pada masa awal pandemi di April 2020 lalu. Platform Guru Berbagi ini telah ada 239.000 pengguna yang bergabung. 7,8 juta pengguna yang mengakses platform Guru Berbagi. Selain itu sebanyak 16 juta lebih unduhan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan ada fitur likenya.

Iwan berharap ekosistem pendidikan ini akan terus menguat seiring intensnya para guru dan tenaga kependidikan belajar dan berbagi. “Hal yang tadinya tidak direncanakan, tapi kemudian menjadi menguat, kemudian membentuk sebuah kebiasaan baru guru-guru Indonesia dalam belajar, berbagi, berkolaborasi," pungkasnya.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

189x Dibaca

Minggu, 10 Januari 2021

Panggil Whatsapp, Kominfo Minta Masyarakat Hati-hati

Publik Lampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menekankan agar masyarakat semakin berhati-hati memilih layanan online dengan membaca ketentuan penggunaan layanan. Hal ini diungkap setelah melakukan pertemuan dengan Whatsapp/ Facebook Asia Pasifik, Senin (11/1).

Warga diimbau untuk membaca aturan kebijakan privasi serta dokumen syarat dan ketentuan, sebelum menggunakan suatu layanan dan memberikan persetujuan penggunaan data pribadi.

Kominfo merekomendasikan agar masyarakat untuk semakin waspada dan bijak dalam menentukan pilihan media sosial yang mampu memberikan pelindungan data pribadi dan privasi.

Hal ini diperlukan agar masyarakat dapat terhindar dari dampak-dampak merugikan baik berupa penyalahgunaan atau penggunaan data pribadi yang tidak sesuai aturan (misuse or unlawful)," demikian tertulis dalam keterangan resmi yang dilansir dari cnnindonesia.com, Senin (11/1).

Selain itu, sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Kementerian Kominfo menekankan agar WhatsApp serta pihak-pihak terkait melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Menjawab perhatian publik dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat Indonesia yang disampaikan secara lengkap, transparan, jelas, mudah dipahami dan dapat diakses oleh publik terkait pembaruan kebijakan privasi Whatsapp, khususnya terkait kekhawatiran masyarakat mengenai:

a. jenis-jenis data pribadi yang dikumpulkan dan diproses oleh Whatsapp serta dibagikan kepada pihak ketiga;

b. tujuan dan dasar kepentingan pemrosesan data pribadi;

c. jaminan akuntabilitas pihak yang menggunakan data data pribadi;

d. mekanisme yang tersedia bagi pengguna untuk melaksanakan hak-haknya, termasuk hak untuk menarik persetujuan serta hak-hak lain, yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan

e. hal-hal lain yang menjadi perhatian publik.



2. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan peraturan perundang-perundangan yang mengatur tentang pelindungan data pribadi di Indonesia, antara lain:

a. melaksanakan pemrosesan data pribadi sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku;

b. menyediakan formulir persetujuan pemrosesan data pribadi dalam Bahasa Indonesia;

c. melakukan pendaftaran sistem elektronik;

d. menjamin pemenuhan hak-hak pemilik data pribadi; dan

e. kewajiban berdasarkan ketentuan-ketentuan lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, Kominfo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait berusaha untuk pada kesempatan pertama menyelesaikan pembahasan Rencana Undang-Undang agar dapat segera ditetapkan menjadi Undang Undang tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : CNN Indonesia
Released © publiklampung.com

519x Dibaca

Telkomsel Pastikan Perkuat Jaringan Komunikasi Saat Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

Publik Lampung

Jakarta - publiklampung.com -- Merespon musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan laut Kepulauan Seribu, Telkomsel turut berpartisipasi dengan memastikan kelancaran operasional komunikasi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban. 

Sejumlah upaya yang telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak TNI AL, Kepolisian RI hingga Badan SAR Nasional (Basarnas) antara lain dengan penguatan kapasitas dan pengamanan kualitas jaringan telekomunikasi di area Posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2-Pelabuhan Tanjung Priok, Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Supadio Pontianak, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, hingga melakukan penambahan BTS Merah Putih di KRI Semarang.

Publik Lampung

“Keluarga besar Telkomsel mengucapkan rasa duka dan bela sungkawa yang mendalam atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Doa dan dukungan kami sampaikan kepada keluarga dari korban penumpang dan kru pesawat agar diberi kekuatan dan keikhlasan atas musibah yang dialami. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan akan selalu hadir memberikan dukungan khususnya dalam memastikan kelancaran operasional komunikasi seluruh tim terkait, guna percepatan proses evakuasi, penyelamatan dan identifikasi korban,” Ucap Direktur Network Telkomsel, Hendri Mulya Syam, dalam rilis yang diterima publiklampung.com, Senin (11/1). 

Publik Lampung

Sejak Sabtu (9/1), Telkomsel telah melakukan penambahan kapasitas dan pengamanan kualitas jaringan BTS yang mencakup area utama seperti Posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2-Pelabuhan Tanjung Priok, Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Supadio Pontianak, serta Posko Antemortem-DVI RS Polri Kramat Jati, guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi di area tersebut seiring dengan diaktifkannya sejumlah tim yang sudah mulai melakukan proses evakuasi, penyelamatan dan identifikasi korban. Selain itu, Telkomsel juga telah mengoperasikan tambahan masing-masing satu unit Compact Mobile BTS (Combat) Telkomsel di area JITC 2 Pelabuhan Tanjung Priok dan RS Polri sebagai antisipasi kenaikan kapasitas trafik komunikasi di sekitar lokasi Posko Basarnas dan Posko Antemortem-DVI.

Berkoordinasi dengan kesatuan Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) TNI AL, Telkomsel juga mengoperasikan tambahan satu unit BTS Merah Putih di Kapal Rakyat Indonesia (KRI) Semarang yang telah difungsikan sebagai salah satu KRI untuk proses evakuasi dan penyelamatan korban di titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan, di wilayah JICT 2-Pelabuhan Tanjung Priok sendiri Telkomsel telah mengoperasikan sekira 20 unit BTS yang didukung teknologi broadband terkini 4G LTE, Sedangkan untuk wilayah di sekitar Pulau Lancang Kepulauan Seribu secara keseluruhan telah beroperasi 2 unit BTS 3G/4G dengan jangkauan luas, untuk melayani kebutuhan akses komunikasi masyarakat dan para petugas di wilayah 3T dan perairan perbatasan negara. 

“Telkomsel akan terus berkoordinasi dalam memastikan kelancaran akses komunikasi seluruh tim yang terlibat, dan memastikan kebutuhan akses komunikasi khususnya layanan broadband dapat terpenuhi selama proses evakuasi, penyelamatan, dan identifikasi korban berlangsung. Kami berharap upaya gotong royong bersama seluruh pihak dan para pemangku kepentingan ini dapat memperkuat solidaritas seluruh elemen bangsa,” pungkas Hendri.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

2589x Dibaca

Kamis, 07 Januari 2021

Tarif Listrik Triwulan Satu 2021 Tidak Naik


Bandar Lampung - publiklampung.com --  PLN siap menjalankan penetapan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait tarif listrik non subsidi atau tariff adjustment untuk periode Januari hingga Maret 2021. Kementerian ESDM memutuskan 13 golongan pelanggan non subsidi tarifnya tetap atau tidak mengalami perubahan. Hal ini mengacu kepada tarif listrik Pada Triwulan 4  2020 mengalami penurunan setelah tidak ada perubahan tarif sejak  tahun 2015.

"Kami selalu siap menjalankan apa yang telah diputuskan oleh regulator. Dengan tidak naiknya tarif listrik ini harapannya dapat menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi nasional di situasi pandemi Covid-19 ini,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi dalam rilis PLN yang diterima publiklampung.com, Jumat (8/1). 

Selain itu, pemerintah juga menyatakan tarif listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya tidak mengalami perubahan. Itu juga mencakup usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2020, apabila terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi yang dihitung secara tiga bulanan, maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Mengutip siaran pers Kementerian ESDM, bahwa meskipun terjadi kenaikan pada 4 parameter ekonomi makro tersebut, tarif tenaga listrik untuk pelanggan non subsidi baik tegangan rendah, tegangan menengah maupun tegangan tinggi tetap mengacu pada tarif periode sebelumnya Oktober - Desember 2020 atau tarif tetap.

Tarif listrik pelanggan non subsidi untuk pelanggan Tegangan Rendah (TR) seperti pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 sd 5.500 VA, 6.600 VA ke atas, pelanggan bisnis dengan daya 6.600 sd 200 kVA, pelanggan pemerintah dengan daya 6.600 sd 200 kVA, dan penerangan jalan umum tarifnya tetap yakni Rp 1.444,70/kWh. Sedangkan khusus untuk pelanggan rumah tangga 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) tarifnya tetap Rp 1.352/kWh.

Pelanggan Tegangan Menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya >200 kVA, dan layanan khusus tarifnya tetap, rerata Rp 1.114,74/kWh. Sedangkan bagi pelanggan Tegangan Tinggi (TT) yang digunakan oleh industri dengan daya >= 30.000 kVA ke atas tarifnya juga tidak mengalami perubahan yaitu Rp 996,74/kWh.

Editor : Alma
Reporter : Abriani Dewi
Released © publiklampung.com

1481x Dibaca

Rabu, 06 Januari 2021

Pelari dan Pesepeda Galang Donasi, Ribuan Keluarga Pra Sejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis


Jakarta - publiklampung.com -- Donasi dari gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 telah tersalurkan seluruhnya. Hal tersebut ditandai dengan penyambungkan listrik gratis bagi 600 Keluarga Pra Sejahtera senilai Rp 443.100.000 yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar).

Sebelum di Sulselrabar, penyambungan juga telah dilakukan di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Banten, Jawa Tengah, NTT, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jawa Timur. Secara keseluruhan, PLN telah sambungkan listrik gratis senilai Rp 6,1 Miliar untuk 8.417 keluarga pra sejahtera. 



“Terimakasih PLN yang telah menyelenggarakan kegiatan PLN VCRR sekaligus bantuan sambungan listrik kepada kami. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, keluarga kami bisa menikmati listrik yang selama ini kami dambakan," salah seorang warga Dusun Pangondoang, Desa Tadui, Kecamatan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Mastur. 

Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat, Amir. Dirinya berharap, kegiatan penyambungan listrik gratis ini bisa terus berkelanjutan kepada masyarakat pra sejahtera lainnya yang belum berkesempatan. 

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta PLN VCRR 2020 yang sangat antusias. Hasil kegiatan yang rekan-rekan semua ikuti kini menjadi senyum benderang bagi saudara-saudara kita yang dapat langsung merasakan manfaat listrik bagi kehidupan sehari-harinya," ujar Executive Corporate Communications & CSR, Agung Murdifi.

Dirinya menambahkan, semarak VCRR 2020 semoga dapat berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya sehingga terangnya listrik dapat dinikmati pada oleh segenap masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan melalui penyambungan listrik secara gratis. 

Merupakan rangkaian dari peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, PLN VCRR 2020 adalah ajang donasi melalui olahraga (berlari dan bersepeda) yang telah diselenggarakan pada 16 Oktober hingga 1 November 2020 lalu. Diselenggarakan secara virtual, ajang tersebut dapat diikuti dimana saja di seluruh nusantara. 

Setiap kilometer dalam berlari dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Nominal tersebut digunakan untuk biaya penyambungan listrik rumah masyarakat Pra Sejahtera yang tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Editor : Ikol Moko
Reporter : Abriani Dewi
Released © publiklampung.com

1124x Dibaca

Rabu, 30 Desember 2020

Pertamina Dorong Pengembangan Energi Terbarukan melalui Program Energi Berdikari

Palembang - publiklampung.com -- Manfaat dari limbah organik acap kali terlupakan oleh warga sehingga limbah yang tidak terolah menimbulkan masalah mulai dari sisi kesehatan dan pencemaran lingkungan. PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II bekerja sama dengan Yayasan Rumah Energi (YRE) dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama Desa Mandiri Energi Lampung Tengah untuk pembangunan 40 unit teknologi biogas dan 40 unit instalasi cocok tanam rumahan hidroponik untuk 40 rumah tangga warga Lampung Tengah. 

Program Energi Berdikari ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan lokal, konservasi lingkungan melalui pengolahan limbah organik, dan pemanfaatan energi terbarukan untuk memasak. Terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs), program ini sangat berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian SDGs 7 dan 8, yaitu tentang energi bersih dan terjangkau, serta mendorong pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. 

Pembangunan unit biogas menghasilkan energi terbarukan yang dapat menjadi alternatif atau pengganti dari bahan bakar fosil yang sebelumnya digunakan oleh penerima manfaat (SDGs7). Selain itu, program ini berkontribusi untuk penciptaan lapangan pekerjaan, penghematan pengeluaran, pemanfaatan bio-slurry, dan ketahanan pangan lokal (SDGs 8). Dengan data Biogas User Survey (BUS) 2019, pengguna biogas dapat menghemat pengeluaran rata-rata sebesar Rp50.000,- per bulannya.

Pjs Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Ujang Supriadi menyampaikan aplikasi teknologi Biogas Rumah (BIRU) dapat menjadi upaya komprehensif untuk konservasi energi & lingkungan secara berkelanjutan hal ini sejalan dengan Skala Prioritas Sustainable Development Goals (SDGs). 

Pertamina terus mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan melalui Program Energi Berdikari salah satunya Provinsi Lampung Tengah dengan Nama Desa Mandiri Energi. Dampak dari program adalah konservasi lingkungan melalui pengelolaan limbah organik dan ketahanan pangan melalui hidroponik. 

Selain itu juga tercipta lapangan kerja untuk pengembangan sektor biogas secara lokal terutama tenaga pembangun instalasi biogas yang memiliki keahlian & kompetensi di bidangnya dan keterlibatan perempuan dalam basis pemberdayaan komunitas local, tutup Ujang.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, populasi ternak sapi terbesar ada di Lampung Tengah yaitu sebanyak 326.417 ekor pada tahun 2019. Sampai Maret 2019 program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) provinsi Lampung sudah mencapai 35% dari target, dan Lampung Tengah optimis berada di garis hijau yang menduduki urutan ke-5 se-Indonesia. Potensi besar peternakan sapi dapat menjadi ancaman bagi perubahan iklim jika limbahnya sebagai penghasil emisi metana tidak terkelola secara sirkuler dan optimal.

“Program Energi Berdikari dari Pertamina ini sangat bermanfaat untuk warga dan saya harapkan ke depannya biogas rumah bisa digunakan untuk semua warga. Dengan Biogas ini  dapat menjadi salah satu  alternatip energi terbarukan yang tidak hanya untuk memasak namun juga membantu para ibu-ibu dalam menghemat biaya pengeluaran sehari-hari keluarga dan pengolahan limbah kotoran hewan sehingga dapat meningkatkan kesejateraan warga,” ujar Misman selaku Lurah dari Desa Mojopahit

Berbagai manfaat yang ditawarkan oleh teknologi biogas tak hanya gasnya yang bisa untuk memasak, namun juga ampas biogas yang biasa dikenal dengan sebutan bio-slurry yang dapat digunakan sebagai pupuk alami dalam bentuk cair maupun padat. Bio-slurry kaya akan nutrisi dan mikroba probiotik yang memiliki keunggulan dalam pembenahan struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah. Sehingga berdampak kepada kualitas dan kuantitas hasil panen. Dengan profil penerima manfaat terdiri dari warga yang memiliki pekerjaan sebagai peternak dan petani, pemanfaatan bio-slurry untuk instalasi cocok tanam rumahan hidroponik begitu tepat guna. 

“Menurut saya, biogas lebih efektif dari segala sisi dibandingkan dengan bahan bakar memasak lainnya. Dampaknya meringankan pengeluaran sehari-hari yang dikeluarkan untuk membeli LPG 3kg terganti oleh Biogas. Harapan saya supaya Biogas Rumah ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua warga karena sangat membantu mengurangi atau memanfaatkan limbah yang biasanya tidak terpakai. Semoga kedepannya Biogas Rumah ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menggantikan LPG atau kayu saja, semoga juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang lain juga.” jelas Nursyamsiah sebagai salah satu penerima manfaat program Desa Mandiri Energi Lampung Tengah.

“Teknologi biogas bisa menjadi salah satu solusi dalam penanggulangan masalah limbah organik yang warga miliki seperti kotoran hewan ternak yang bisa dimanfaatkan sebagai energi terbarukan untuk memasak. Dengan potensi budidaya ternak di Kabupaten Lampung Tengah yang begitu besar, program ini bisa menjadi aksi nyata dalam upaya memberikan akses energi terbarukan yang terjangkau sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, Rebekka S. Angelyn.

Editor : Ikol Moko
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

2238x Dibaca

Pertamina Salurkan 26 Milyar Dana Program Kemitraan di Region Sumbagsel

Palembang - publiklampung.com -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II kembali menyaluran dana Program Kemitraan di tiga Provinsi yaitu Jambi, Bengkulu dan Lampung senilai Rp 5,5 Milyar pada periode November dan Desember tahun ini. 

Total Program Kemitraan yang disalurkan oleh Pertamina selama tahun 2020 untuk seluruh wilayah Region Sumbagsel, di lima Provinsi mencapai Rp 26,9 Milyar untuk 210 Mitra Binaan di berbagai sektor usaha di antaranya Perdagangan, Perikanan, Pertanian, Perkebunan, Industri dan lainnya. 


Program Kemitraan diberikan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil Mitra Binaan yang bertujuan menjadikan mereka mandiri dalam menjalankan usahanya. 

Pjs. Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Ujang Supriadi menjelaskan, Program Kemitraan bukan hanya sekedar pemberian modal kerja namun juga mendampingi mitra binaan untuk tumbuh dan berkembang dengan memberikan pembinaan, pelatihan yang terarah serta pemberian fasilitas promosi dan pengembangan pasar. 

“Kita melewati masa sulit saat pandemi COVID-19 di sepanjang tahun 2020, di mana banyak Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak sehingga dengan adanya Program Kemitraan ini, diharapkan dapat membantu dan menjadi langkah awal UMKM untuk bangkit”, tambahnya. 

Salah satu Mitra Binaan pemilik UMKM konveksi Chandra, Mustika menambahkan, Program Kemitraan ini sangat membantu kami sebagai pemilik UMKM apalagi saat adanya pandemi COVID-19, kami merasa mendapatkan "udara segar" dari Pertamina,” ujarnya. 

Ujang juga menambahkan, “Para Mitra Binaan diharapkan dapat memberdayakan potensi dan kondisi ekonomi, sosial, lingkungan masyarakat di wilayahya dengan fokus diarahkan pada pengembangan ekonomi kerakyatan untuk menciptakan pemerataan pembangunan”, tutupnya.

sumber : www.publiklampung.com

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...