Halaman

Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2021

Kado Doodle Art Menjadi Tren Untuk Sebuah Hadiah

Bandarlampung - publiklampung.com -- Pada saat ini dimana era milenial mulai mengembangkan karya kreatifitasnya, tidak hanya karya saja bahkan hasilnya memiliki nilai jual yang sangat baik, di Lampung banyak anak anak muda yang mengembangkan itu semua dan berhasil menjadi tren untuk berbisnis.

Salah satu karya yang menjadi tren dan  memiliki nilai jual adalah kado art, kado doodle art berhasil dikembangkan dengan baik dengan bentuk dan tampilan yang menarik sehingga kado doodle art berhasil menjadi tren memiliki nilai jual yang baik di masyarakat Lampung. 

Dalam Wawancaranya, Pembuat Kado Doodle Art, Nur Desiana Wardani, mengatakan bahwa, kado doodle art ini merupakan kado yang berisikan kreasi dari gambar-gambar abstrak atau gambar coretan-coretan unik yang saling tumpang tindih, Sabtu, (13/2).

“Dimana yang sering kita perhatikan bahwa hampir semua kalangan baik dari anak-anak sampai orang dewasa tentu bisa menggambar kreasi unik yang terlihat sangat sederhana ini, tetapi yang menjadi daya tarik tersendiri atau yang menjadi ciri khas dari kado doodle art saya adalah bahwa bukan hanya sekedar gambar doodle art saja, namun gambar doodle ini tersiratkan suatu tema yang tentu tidak semua orang bisa melakukannya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri atau menjadi ciri khasnya,” ucapnya.

Pada dasarnya sebuah karya yang unik dan menarik pasti memiliki tema  yang sangat luar biasa, suatu tema yang bagus akan menghasilkan karya sangat indah dan menarik, tidak hanya tema, proses pembuatan dan tampilan pun merupakan daya tarik pada kreasi tersebut.

“Adapun tema yang dipakai adalah tema yang memuat tulisan tangan lalu disisipkan dengan objek utama yang berupa visual seseorang bisa berupa foto maupun karikatur yang nanti dipadukan bersama kreasi doodle art. Tema yg digunakan tergantung dari kebutuhan pelanggan, yang  biasanya dipesan yaitu untuk hadiah ulang tahun, wisuda, anniversary, pernikahan dan bisa untuk keperluan yang lainnya seperti dekorasi dinding. Setelah selesai, kolaborasi antara doodle art, hand writing, objek foto atau karikatur dalam selembar kertas sketsa diberi sentuhan akhir yaitu akan di bold menggunakan spidol dan drawing pen agar terkesan lebih hidup. Varian dari kado doodle art ini juga bisa dipilih dengan pewarnaan monokrom atau hitam putih ataupun bisa dengan full colour,” tutup Nur.

Minuman Kopi dan Bobba menjadi Minuman Tren Di Lampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Di era sekarang banyak sekali bisnis yang menjadi tren, baik itu bisnis jual beli ataupun yang lainya, saat ini yang tengah tren adalah bisnis kuliner minuman, dimana minuman di Lampung banyak sekali yang menjadi tren di kalangan milenial. 

Di Lampung minuman yang sedang menjadi tren adalah minuman yang memiliki toping , minuman bertoping salah satunya adalah toping bobba, bobba menjadi tren di kalangan anak anak muda di lampung. 

Dalam wawancaranya , Owner Kedai Kiran,  Rani, mengatakan bahwa, saat ini banyak sekali masyarakat yang memulai kumpul di tempat nongkrong yang out door seperti di kedai atau kafe menjadi andalan untuk berkumpul kumpul satu sama lain, tetapi dengan kumpul kumpul saja tidak cukup, selain untuk kumpul-kumpul, mereka juga memesan minuman yang unik dengan rasa yang enak seperti misalnya kopi atau yang lainya, yang biasanya memiliki toping seperti bobba, Sabtu, (13/2).

“Karena kan tempat nongkrong lagi buming khususnya di Kota Bandarlampung sendiri, dimana setiap orang yang nongkrong pasti dia mencari minuman, biasanya juga yang dicari adalah kopi dan bobba, karena saat ini dua minuman ini banyak memiliki varian mulai dari rasa, dan pembuatannya , ada banyak varian varian unik seperti perpaduan kopi, buah, dan bobba, maka dari itu banyak orang yang mencarinya, ”  ujarnya.

Salah satu kedai yang menjual minuman bertoping bobba adalah Kedai Kiran, selain tempat yang unik, Kedai Kiran juga menyediakan berbagai minuman dengan menggunakan toping yang sedang tren untuk saat ini di Lampung salah satunya adalah toping bobba.

Di saat pandemi seperti ini pastinya masyarakat dihimbau oleh pemerintah  untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

"Tempat nongkrong pasti selalu ramai untuk berkumpul, selain itu tempat nongkrong di Kota Bandarlampung pasti harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan serta membuat pembatas untuk selalu menjaga jarak, dan tetap menjaga kesehatan agar ketika mereka berkumpul tetap terjaga dan terhindar dari wabah yang saat ini sedang menimpa dunia terkhusus di Indonesia," tutup Rani.

Minggu, 17 Januari 2021

SDIT Baitul Jannah, Sekolah Berbasis Islami Berprestasi yang Menghadirkan Program Beasiswa.

#pendidikanpubliklampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Sekolah Islam Terpadu pada hakekatnya adalah sekolah yang mengimplementasikan konsep pendidikan Islam berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Begitu pula dengan Sekolah Dasar Islam Terpadu Baitul Jannah (SDIT Baitul Jannah). 

Sekolah yang beralamat di jalan Pramuka No. 43 Kemiling Raya, Bandar Lampung ini memiliki beberapa fasilitas seperti kelas yang dilengkapi CCTV, AC, dan Toilet, Multimedia Learning Centre, kelas berbasis ICT, Kolam renang, Sport area, Cafetaria, Mobil Abodemen, Masjid, dan area Parkir yang luas.

#pendidikanpubliklampung

Didalam masa pandemi ini, pihak sekolah SDIT Baitul Jannah menggunakan metode pembelajaran luring dan Daring. Dimana saat pembelajaran luring, orang tua dijadwalkan untuk mengambil worksheet atau modul yang di sediakan dari sekolah, dan jika pembelajaran Daring pihak pengajar menggunakan aplikasi zoom meeting atau google form untuk melihat aktivitas harian siswa. 

Selain mengembangkan kegiatan akademik, SDIT Baitul Jannah juga mengembangkan kegiatan pembelajaran non-akademik berupa estrakulikuler seperti robotic, tari, karate, silat, panahan, berenang, taekwondo, melukis, Da’i, dan Baitul Tahfidz Qur’an yang menjadi ekstrakulikuler khusus sebagai ciri khas sekolah.

Kepala sekolah SDIT Baitul Jannah, Hermansyah, mengatakan bahwa setiap tahun Pihak sekolah mengirimkan delegasi untuk mengikuti berbagai lomba keagamaan.

“Alhamdulillah Baitul Jannah ini memiliki prestasi yang luar biasa, jadi Setiap tahun kami pasti mengirimkan anak-anak kedalam lomba-lomba keagamaan,” Ungkapnya, Senin (18/1)

Berbagai prestasi telah diraih oleh siswa-siswi SDIT Baitul Jannah, diantaranya adalah M.Zaki Al Farabi, siswa kelas 6 SD yang memenangkan lomba Da’i cilik se kota Bandar Lampung dan M. Mahapatih Prawira Putra, siswa kelas 6 SD yang memenangkan medali perak di ajang perlombaan Paduan Suara Tingkat Dunia dalam Jakarta World Choir Festival dan juara 3 FLS2N Kategori Solo song 2020.

Selain itu, SDIT Baitul Jannah juga pernah memenangkan juara umum kategori kantin sehat 2019 oleh Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) pada tahun 2019.

Dalam kemenangan tersebut, Herman berharap agar masyarakat dapat mengetahui jika SDIT Baitul Jannah memiliki standar kantin yang sehat.

#pendidikanpubliklampung

“Semoga masyarakat tau bahwa kantin kita memiliki standarisasi kesehatan yang baik, saat membuat makanan atau hal lainnya kami mementingkan kesehatan,” Pungkasnya

Saat ini SDIT sudah mulai melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejak bulan September silam. Saat ini total kurang lebih 100 siswa calon peserta baru yang sudah mendaftar.

Terdapat beberapa beasiswa berupa potongan harga yang ditawarkan dalam sekolah ini, diantaranya biaya khusus bagi siswa yang mendaftar dijalur prestasi, Bagi warga berdomisili di Kemiling, dan Bagi anak dari seorang dosen atau staf Unila 

Dalam penjelasannya, Herman mengatakan bahwa pendaftaran dilakukan melalui offline dan online melalui situs resmi Baitul Jannah www.baituljannah.sch.id.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

869x Dibaca

Dirjen Dikti Apresiasi GeNose C19, Bukti PT Mampu Hadapi Tantangan Pandemi

#pendidikanpubliklampung

Jakarta - publiklampung.com -- Dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia diperlukan langkah cepat untuk penanggulangan virus dengan strategi dan kebijakan dalam upaya menekan penyebaran kasus, mengurangi dan meniadakan risiko secara optimal serta menyeluruh.

Hal tersebut dilakukan dengan menekan kasus secara akurat dan tepat serta dengan harga yang terjangkau dengan program 4T (Testing, Tracing, Tracking dan Treatment) untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.

GeNose C19 yang merupakan alat pendeteksi Covid-19 buatan para ahli dari Universitas Gajah Mada  (UGM) pada 24 Desember 2020 lalu secara resmi telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Dilansir dari sindonews.com, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengapresiasi para ahli dari UGM yang telah menciptakan adanya GeNose C19 dalam menangani kasus pandemi di Indonesia yang telah teruji secara klinis dan siap diproduksi.

“Selama masa pandemi ini perguruan tinggi kita sangat sigap menanggapi tantangan selama masa pandemi. Banyak sekali karya yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dan tidak hanya sekadar karya yang berakhir pada aplikasi tapi karya yang menghilir pada produksi," katanya pada konferensi pers produk pengembangan dan inovasi GeNose melalui siaran pers, Sabtu (16/1).

Dirjen Dikti pun mengimbau dan mendorong perguruan tinggi untuk memfokuskan riset pada bidang-bidang yang terkait dengan pandemi baik melalui riset sosial, ekonomi dan tentu saja di bidang kesehatan dan teknologi engineering.

GeNose C19 dapat mempercepat tracing dan tracking dengan mendeteksi keberadaan virus melalui hembusan nafas di orofaring atau tenggorokan melalui metabolisme VOC (Volatile Organic Compounds) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid – 19 yang keluar bersama dengan hembusan nafas ke dalam kantong khusus.

Hanya dalam hitungan cepat, sesaat seseorang setelah bernafas dengan sensitifitas 90%, spesifitas 96%, akurasi 93% dengan PPV 88% dan NPV 95%.

Alat pendeteksi virus GeNose C19 ini dapat segera di rilis pada Februari sebanyak 3000 unit dengan harga Rp62 juta per unit. Alat ini diharapkan membantu penanganan kasus Covid-19 yang ada di Indonesia sehingga dapat segera tersebar ke seluruh Puskemas di Indonesia.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

59x Dibaca

Sabtu, 16 Januari 2021

Lengkung Langit, Objek Wisata Tidak Sepi Peminat Dari Luar Lampung

Bandar Lampung - publiklampung.com --  Nama obyek wisata Lengkung Langit, langsung akrab ditelinga. Objek wisata alam yg berada di kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung ini mempunyai daya tarik tersendiri di hati masyarakat yg haus suasana asri dengan view pegunungan tetapi letaknya tidak jauh dari pusat kota Bandar Lampung.

Dibawah manajemen CV. Bagus Langit, obyek wisata ini memiliki luas area lebih kurang 2.800 M² dengan dengan jumlah pengunjung rata-rata 500 orang perharinya, dan harga tiket masuk yang terjangkau oleh masyarakat, yaitu sebesar 10ribu per orang. 

Risky, salah satu pengelola mengatakan, tempat wisata ini diperuntukan untuk umum, dan dibuka tiap harinya dari pukul 10.00 wib sampai dengan 22.00 wib.

"Selain dari Kota Bandar Lampung dan sekitarnya pengunjung banyak pula yang berasal dari Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi," Terang Risky. Sabtu (16/1)

Terkait Protokol kesehatan dan keamanan, dia tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam hal menjalankan protokol kesehatan, diantaranya para pengunjung diwajibkan memakai masker/face shield, jaga jarak tempat duduk, dan cuci tangan. Demikian juga dengan sistem keamanan ditempat ini.

Menurut Risky tempat yang dia kelola memiliki karyawan sejumlah 18 orang yang disebar di lokasi dan bertugas untuk mengawasi sekaligus mengontrol para pengunjung, terutama mereka yang membawa anak-anaknya ketempat ini. 

"Kami juga akan membatasi pengunjung, apabila sudah melebihi kapasitas para pengunjung, demi menjaga protokol kesehatan," Pungkasnya.

sumber : www.publiklampung.com

Tie Dye, Kreatifitas Menjadi Tren Fashion

#trendpubliklampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Pada masa pandemi Covid-19, mode fashion kembali memunculkan berbagai tren baru. Salah satu jenis baju yang kembali tren yakni kreasi tie dye.

Tie dye merupakan teknik pewarnaan pakaian yang ditemukan pertama kali di Amerika pada pertengahan tahun 1960-an. Proses pewarnaan yang juga disebut teknik ikat celup ini dilakukan dengan menggunakan pewarna khusus yang disebut dye.

#trendpubliklampung

Proses pewarnaan ikat biasanya terdiri dari melipat, memutar, melipat, atau meremas kain atau pakaian dan mengikat dengan tali atau karet gelang, diikuti dengan pewarna.

Belakangan ini, Media sosial dipenuhi dengan video cara-cara membuat tie-dye untuk berbagai jenis style. Tak hanya dalam busana, berbagai aksesories seperti masker, topi, sandal, bahkan juga sepatu sudah tersedia dalam mode tie dye.

#trendpubliklampung

Rachel Adhelia sebagai salah satu pemilik bisnis fashion yang menggunakan mode tie dye yang ada di Bandar Lampung mengatakan, populernya motif ikat celup ini tak lepas dari masa karantina selama pandemi Covid-19. Banyak orang bosan berdiam diri di rumah dan mulai mencari peluang bisnis untuk dikerjakan di rumah.

“Menurut saya pribadi, kembalinya motif tie-dye disebabkan oleh dorongan masa lalu  ke masa-masa yang lebih sederhana.Tren fashion tie-dye bisa dikatakan saat ini mungkin sedang heboh. Hal ini dikarenakan, tie-dye menjadi salah satu aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan kita pada saat ini, untuk mengisi hari-hari selama karantina diri dirumahaja, dari virus Covid-19,” Ujarnya, Minggu (17/1). 

Tie Dye juga dinilai dapat membantu mengasah kreativitas, selain itu, busana yang ditampilkan juga menjadi lebih berwarna dan menunjukan kesan kasual. Tak hanya pada wanita, kaum Pria pun juga mengikuti trend ini.

Cara membuat tie dye pun sangat mudah. Siapa saja bisa melakukannya, karena dalam pembuatan Tie dye tidak membutuhkan banyak peralatan, saat proses pembuatan kaos tie dye, ada beberapa teknik yang bisa digunakan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan variasi pola dan motif pada busana tersebut.

Ada beberapa jenis pola, meliputi pola spiral, galaksi, ombre, stripe, dan masih banyak yang lainnya. Semua bisa anda buat sendiri dengan teknik ikat yang berbeda namun dengan bahan dan alat yang sama.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

148x Dibaca

Kaway New Normal Akan Menjadi tren Fashion di Era Pandemi Covid 19

#trendpubliklampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Masyarakat di indonesia, termasuk Provinsi Lampung kini terus diimbau oleh pemerintah untuk menjaga kesehatan dan bersiap menjalani kebiasaan baru di masa pandemi covid-19.

Kebiasaan baru mengharuskan kita beradaptasi dengan hal hal baru dan mengikuti kegiatan ketatanan dengan penuh prosedur protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan atau yang kita kenal dengan sebutan 3M.

Tidak hanya protokol kesehatan yang lebih ketat, pandemi ini juga berdampak pada kebutuhan fashion, seperti rumitnya untuk berpergian ketempat perbelanjaan dengan berbagai protokol.

#trendpubliklampung

Untuk menjawab hal itu Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, mengadakan kegiatan perlombaan dengan mengusung tema Design Kaway New Normal beberapa waktu lalu, kaway new normal adalah baju plastik seperti alat perlindungan diri saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Salah satu Desainer Milenial, Causa, mengatakan bahwa kaway new normal ini akan menjadi salah satu trend fashion di Lampung dari semua kalangan saat pandemi berlangsung, Sabtu, (16/1).

"Allhamdulillah, berkat penobatan juara 1 design kaway new normal beberapa waktu lalu, saya selaku milenial yang bergerak di bidang tata busana akan terus berusaha untuk mengembangkan fashion di manapun, terutama saat pandemi ini kaway new normal akan saya terus kembangkan," Ungkapnya.

"Seperti diketahui kaway new normal ini saya design dengan perpaduan kain kain tradisional yang bisa menambah kreatifitas dan keunikan nilai seni para desainer yang ada khususnya di provinsi lampung," Ujarnya kepada publiklampung.com

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

117x Dibaca

Kamis, 14 Januari 2021

Bangun Ruang Lampung, Havez Ingin Mahasiswa Kritis di Masyarakat

Tokoh

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Kesuksesan seseorang tak memandang batasan usia, ada banyak contoh pengusaha bahkan aktifis sosial sukses pada usia muda, bahkan beberapa diantaranya justru merintis sendiri dari NOL. 

Tentu saja, setiap  keberhasilan yang dicapai tidak akan terlepas dari sikap kerja keras dan pantang menyerah. Havez Annamir salah satunya.

Alumnus Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum, Universitas  Lampung ini sukses merintis karir di bidang sosial.

Tokoh

Awalnya ia merasa bahwa mahasiswa lebih banyak yang jago didalam kampus tapi lemah di lingkungan masyarakat.

Tidak ada gerakan-gerakan yang menyentuh masyarakat.

“Ternyata anak muda ini kekurangan wadah dan ilmu untuk menjadi aktivis sosial, karena tak bisa dipungkiri, menjadi aktivis sosial itu harus memiliki kompetensi, ilmu dan skill. Itu yang melatar belakangi terbentuknya Ruang Sosial lahir sebagai wadah untuk anak muda,” katanya.

Ruang Sosial juga menjadi wadah bagi anak muda yang ingin belajar menjadi aktivis muda yang baik, memiliki sifat sosial yang tidak menyinggung hati masyarakat, Havez juga pernah Menjadi Pemuda pelopor (2018) lewat Ruang Sosial.

“Sebenarnya yang mendapat gelar itu saya, tetapi induknya adalah Ruang Sosial. Pemuda pelopor ini adalah program penganugerahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk anak-anak muda yang punya potensi masyarakat di lima bidang, salah satunya adalah pendidikan.” imbuhnya

Tokoh

Sudah banyak prestasi-prestasi yang sudah Havez petik, diantaranya Juara 1 Lomba debat Hukum Se-Provinsi Lampung (2015), Speaker Terbaik Lomba Debat Hukum Se-Provinsi Lampung (2015), Finalis Program Wirausaha Muda Pemula Kemenpora (2017).

Selain prestasi, pengalaman yang telah dilalui oleh Havez pun tak kalah hebat, diantaranya adalah sebagai Pendamping Program Kader PMMD Kemenpora (2017), Penerima Dana PMW Unila (2015), Penerima Beasiswa PGN (2014-2017), Peserta PGN Innovation Cap Jogja (2016), menjadi Founder dalam Komunitas Ruang Sosial, dan saat ini menjabat Sukses menjabat sebagai Law Analyst di Kementrian Keuangan RI.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

2532x Dibaca

Segudang Prestasi di Bidang Literasi, Anggi Farhan Tetap Mengedepankan Akademik

Tokoh

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Mencintai dunia literasi mengantarkan Anggi Farhan Saputra bukan hanya sebagai penulis berbakat, melainkan juga memberikan inspirasi bagi para penulis muda di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung. 

Sudah ada 5 karya yang telah ia rilis di usia nya yang masih terbilang muda, yaitu 17 tahun. Buku-buku hasil karya tangan Anggi yang telah terbit yaitu

Janji Latif (2019) (Fiksi-Novel)

Titik Inspirasi Sastra (2019) (Non-Fiksi)

Sebuah Buku yang Mengajarkan Sikap Santuy (2019) (Non Fiksi)

Satu Rasa Sejuta Seni (2019) Puisi

Semesta Selalu Punya Cara (2020) (Fiksi-Novel)

Tak hanya itu, Laki-laki kelahiran Lampung Tengah yang saat ini masih mengenyam pendidikan di SMK Al-Huda Jati Agung, Lampung Selatan, ini berhasil membanggakan nama Lampung atas beberapa prestasi yang dihasilkan, salah satunya Dia berhasil menjadi Founder didalam Komunitas Penulis Muda Lampung yang saat ini sudah memiliki 300 lebih anggota yang tersebar di 13 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Lampung.

Tokoh

”Saya pernah juara 2 Lomba Menulis essay oleh Olimpiade PPKN 2020 Di Unila, Pernah menjadi terbaik 3 Lomba puisi oleh Anliteras Group, Menjadi bagian dari Indonesia Innovative Writers 2020/2021, Mewakili Provinsi Lampung dan terpilih menjadi 15 penulis terbaik muda sehingga menyingkirkan 2,655 peserta pada ajang tersebut. Dari semua itu semua, saya mendapatkan gelar C.PI (Certified Penulis Indonesia),” Ujarnya, Jumat, (15/1). 

Anggi mengungkapkan bahwa sejak kecil ia telah hobi menulis, Tak hanya genre romance, dimana dalam novel tersebut Anggi menyematkan kisah-kisah kekeluargaan dan sebagian dari kisah tersebut diambil dari kisah nyata atau pengalaman pribadi.

“Untuk genre, gak cukup kalau hanya satu genre aja, gak selalu romance, dimasukan tentang keluarga, atau kehidupan nya juga. Jadi memang sebagian dari buku saya, khususnya buku pertama saya (Janji Latif) itu sebagian dari kehidupan pribadi dan sebagiannya lagi hasil imajinasi/karangan, karena aku pribadi adalah tipe yang membaca karakter, jadi sebelum akhirnya membuat cerita aku membaca lingkungan sekitar terlebih dahulu agar cerita bisa masuk ke alur,” Pungkasnya.

Tokoh

Walaupun begitu, Anggi tidak menyingkirkan dunia pendidikannya. Ia tetap melaksanakan pendidikan nya dengan baik, dan tetap memprioritaskan pendidikan, karena menurutnya antara akademik dengan non-akademik harus seimbang.

“Aku harus bisa membagi waktu secara baik antara akademik dan non-akademik harus seimbang. Lagipula, kalau lagi ada tugas sekolah misalnya, itu saya selesaikan dulu semuanya. Jika sudah, baru saya mulai lanjutkan menulis,” Lanjutnya.

Akibat pandemi covid-19, Anggi mengungkapkan bahwa untuk buku barunya yang berjudul Semesta Selalu Punya Cara saat ini belum masuk di Gramedia Lampung, tetapi beberapa sudah masuk di kawasan Jabodetabek. Akan tetapi untuk yang ada diluar Jabodetabek sudah bisa pesan melalui platform belanja online.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

213x Dibaca

Senin, 11 Januari 2021

Berinteraksi Dengan Alam, Sekolah Alam Al Karim Mendidik Murid Untuk Lebih Tangguh


Pendidikan

Bandar Lampung - publiklampung.com --  Sekolah Alam Al-Karim, merupakan Sarana pendidikan yang mulanya adalah Sekolah Islam Terpadu (IT) yang bermatamorfosis menjadi Sekolah alam. Sekolah ini didirikan oleh seorang founder yang bernama Abi Abdul Karim. Sekolah ini merupakan program pendidikan untuk anak TK/Kober, Sekolah Dasar (SD), Serta Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sekolah ini memiliki konsep untuk mengajak anak-anak berinteraksi langsung dengan alam dan memanfaatkan alam sebagai sumber belajar setiap harinya. Tak hanya mendapatkan pembelajaran materi dan teori didalam kelas, pembelajaran di sekolah alam tak lagi abstrak bagi siswa karena mereka dapat langsung menerapkannya dengan media belajar yang ada di alam.

Pendidikan

Program pendidikan pada Sekolah Alam ini menitik beratkan pada penanaman nilai dasar keagamaan, penyempurnaan aspek perkembangan pola fikir anak dengan penanaman karakter positif, mengasah logika ilmiah anak, serta pematangan kemampuan kepemimpinan anak.

Didalam Sekolah ini, metode pembelajaran tidak hanya dilakukan didalam kelas. 70% proses kegiatan mengajar dilaksanakan diluar kelas (outing), dimana nantinya siswa akan melakukan BBA (Belajar Bersama Alam) dari semua aspek pendidikan seperti, Logika sains, Matematika, Bisnis, Kepemimpinan, dan Akhlak.

Saat pembelajaran normal, praktik akan dilaksanakan setiap hari, dan orangtua akan mendapatkan jadwal dari pihak sekolah, sehingga orangtua dapat memantau kegiatan anak disekolah.

"Saat praktik, alat-alat seperti sepatu booth dan perlengkapan lainnya akan kami sediakan. Dan juga selama sepekan sekali kami akan menyampaikan jadwal kepada orangtua, sehingga mereka tahu materi apa yang akan disampaikan dan metode apa yang digunakan. Sehingga mereka punya gambaran." Ujar Linda Selaku Kepala Sekolah.

Walaupun baru berjalan selama 6 tahun, Sekolah Alam Al-Karim sudah mendapatkan beberapa prestasi, tak hanya prestasi akademik, melainkan prestasi non akademik seperti Memanah, Lari, Pidato, Da'i, dan lain-lain.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Sekolah menggunakan metode Daring. Namun, para siswa-siswi Sekolah Alam Al-Karim masih sesekali melakukan kegiatan Green Therapy, bermain berinteraksi dengan alam namum tetap melaksanakan prokes 3 M. Karena Menurut Linda, kegiatan Green Therapy dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat menaikan imun tubuh.

"Sesekali anak-anak akan datang ke Lapangan, Bukit, atau lainnya, untuk melakukan Green Therapy dan me refresh-kan pikiran dengan melakukan pembelajaran diruang terbuka. Karena kalau berdasarkan penelitian, ketika anak diajak ke alam atau green therapy, mana tingkat kebahagiaan anak akan naik sehingga dapat menaikan imun anak pula." Ujarnya kepada publiklampung.com.

Sekolah Alam Al-Karim memiliki fasilitas berupa Gedung permanen 2 lantai dan 6 ruangan yang terbuat dari bambu, Memiliki Televisi disetiap kelas nya, WiFi, Modul, Seragam, Alat tulis, dan perlengkapan sekolah lain.

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

1047x Dibaca

Koar Bandes : Siap Turun Kejalan !

Publik Lampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Relawan Eva Dwiana- Deddy Amarullah yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bandar Lampung Peduli Demokrasi yang sehat (Koar Bandes) menyatakan sikap akan siap turun ke jalan.

Hal itu dilakukan guna menolak putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bandar Lampung, yang menyatakan membatalkan pasangan calon nomor urut tiga sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung, 

Ketua Paguyuban Projo Pandowo Lampung, Nuryono mengatakan KPU dan Bawaslu  menganulir kemenangan Eva-Deddy, maka dari itu seluruh relawan harus bersikap memperjuangkan 57 persen lebih suara rakyat.

"Mau dikemanakan suara itu, kita harus tolak, memangnya kita ini dianggap apa? kita kirim surat ke MA dan kawal prosesnya," ungkapnya saat menyampaikan pernyataan sikap di posko pemenangan Eva Deddy yang berada di kecamatan Langkapura, Senin (11/01/2021).

Relawan yang tergabung dalam Asam Pade, Kasno mengatakan, mendengar adanya putusan Bawaslu pihaknya mengaku kaget. Ia mengatakan hal ini adalah tindakan yang menyakiti semua relawan.

"Kita sudah rapat bersama seluruh anggota dan menyatakan kita siap demo ke KPU dan Bawaslu, bila harus demo," ungkapnya.

Perwakilan Saiyo Sakato Adam Sikumbang mengatakan, pihaknya memiliki semangat yang sama. Dirinya mengaku, saat pengumuman Bawaslu, ketua relawan langsung menyatakan sikap bawah keputusan tersebut adalah "miris dan sadis", dan ternilai mencari-cari kesalahan. 

"Faktanya dalam pileg kemarin, suara Eva langsung mendapat 4 kursi dapil. Dalam masa kampanye, Kita diwanti-wanti semua relawan untuk menimalisir kesalahan. Orang-orang yang mencari kesalahan itu tidak jantan, apakah Bawaslu dan KPU tidak lagi melihat suara Eva yang tidak mampu dilampaui oleh lawan. Kita hargai keputusan dari Bawaslu dan KPU tetapi apa lembaga tersebut tidak melihat dari hal suara rakyat," ujarnya.

Hal ini juga disampaikan, Ketua relawan sahabat Eva-Deddy, Juawanda. Pihaknya mengaku sejak awal ikut serta dan turun langsung ikut kampanye, tidak ada pihaknya melakukan politik uang. "Saya juga mantan penyelenggara. Bawaslu telah memperkosa kedaulatan rakyat," tandasnya.(*rls)

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

1148x Dibaca

Minggu, 10 Januari 2021

Emersia Hotel and resort Lampung menggelar penutupan wedding Expo 6

Bisnis

Emersia Hotel and resort Lampung menggelar penutupan wedding Expo 6, Minggu, (10/1/2021), di Ballroom Hotel Emersia, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bisnis

Diikuti oleh 34 vendor yang terlibat dalam pameran wedding Expo 6 selama 3 hari, mulai dari hari Jumat, (8/1/2021) hingga Minggu, (10/1/2021).

Bisnis

Adapun vendor - vendor tersebut terdiri dari Wedding Organizer, Kartu Undangan, Photo Cinema, MUA, Musik Entertainment, Souvernir, dan sponsor lainya seperti Bank BRI, Make Over dan lainnya.

Penutupan wedding Expo 6 kali ini tidak ada kegiatan hiburan hanya saja mengadakan makan malam bersama para vendor dan tamu undangan serta lainnya.

" Terkait dengan penutupan Wedding Expo 6, manajemen Hotel Emersia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Vendor, tamu undangan dan pengunjung yang telah hadir menyemarakkan pameran ini." Ujar , Direktur of Sales Marketing Emersia Hotel & Resort, Rafizon Chaniago, Minggu, (10/1).

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Zack Mahardika
Released © publiklampung.com

1321x Dibaca

Kamis, 07 Januari 2021

Bangkit di Era New Normal, Deandra Batik Tawarkan Batik Tulis Lampung

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Sebagai salah satu kerajinan khas Indonesia, Lampung pun tidak ingin kehilangan taji dalam seni batik tulis, salah satu pengrajin batik tulis di Bandar Lampung yakni Andri Saprianto owner dari Deandra Batik di Jalan Garuda No.03, Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. 

Andri Saprianto mengatakan bahwa menggeluti bidang batik tulis dan mendirikan Deandra Batik pada 2017 lalu usai mengikuti pelatihan dari Dinas Perindustrian Provinsi Lampung yang digelar pada waktu itu lantaran memikirkan masyarakat sekitar agar bisa menjadi nilai tambah penghasilan dan juga bisa diberdayakan, Jumat (8/1). 

"Lahirnya Deandra Batik pada 2017 lalu usai saya mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Perindustrian Provinsi Lampung karena saya lihat masyarakat perlu ada nilai tambah pada penghasilannya dan masyarakat masih banyak yang bisa diberdayakan," Ujarnya. 

"Untuk harga dari kami sangat terjangkau tapi kualitas tidak bisa diragukan harga batik dari Rp.300.000 - Rp.1.200.000 Proses pembuatan diliat dari tingkat kesulitan 4 hari - 1 minggu," Ungkap Andri kepada publiklampung.com

Batik tulis dari Deandra Batik memiliki peminat yang sangat luas dari kalangan dalam kota maupun luar kota Bandar Lampung. 

Pada masa pandemi ini, Deandra Batik sempat mengalami penurunan omset, namun perlahan mulai bangkit seiring dengan penerapan new normal sehingga pengunjung mulai ramai berkunjung ke Deandra Batik.

Editor : Alma
Reporter : Abriani Dewi
Released © publiklampung.com

1581x Dibaca

Rabu, 06 Januari 2021

Emersia Hotel & Resort Lampung Kembali Helat Wedding Expo ke 6


Bandar Lampung - publiklampung.com --  Salah satu hal paling penting dalam persiapan momen kebahagiaan yakni pernikahan adalah bagaimana kita jeli dalam memilih vendor pernikahan, khususnya ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. 

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut,  Emersia Hotel & Resort Lampung kembali mempersembahkan perhelatan pameran pernikahan bertajuk Emersia Wedding Expo ke 6. Hal ini juga merupakan pameran pertama yang diadakan di Lampung dalam kondisi pandemi COVID-19. Acara wedding expo 6 akan berlangsung di ballroom utama emersia hotel and resort bandar lampung mulai dari hari Jumat (8/1/2021) hingga minggu (10/1/2021).

"Berbeda dari tahun sebelumnya, Emersia Wedding Expo ke 6 tahun ini berlangsung ditengah pandemi Covid-19. Konsepnya memang tidak mengundang massa berlebihan dan hanya terfokus kepada calon pengantin dengan menawarkan produk-produk pernikahan melalui paket wedding. Hal ini sebagai upaya mencegah penularan cluster baru yang datang ke pameran," ujar Director of Sales Marketing Emersia Hotel and Resort Rafizon Chaniago saat konferensi pers, Rabu (6/1). 

Namun, tanpa mengurangi konsep expo, Emersia tetap menggelar demo makeup bersama MakeOver dan MUA  Inaura Bersolek. Kemudian talkshow bersama satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung terkait arahan penyelenggaraan wedding yang benar ditengah kondisi pandmi dan bisa disaksikan secara live streaming. 

Rafi melanjutkan, di pameran ini pasangan calon pengantin bisa dengan bebas berdiskusi langsung dengan setiap vendor serta memutuskan vendor yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka dan tentunya sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang ketat.

"Terkait target wedding, Emersia menargetkan dapat mengadakan 25 wedding selama tahun 2021. Target ini memang tidak sebesar sebelum adanya pandemi, namun kami yakin mampu mencapai target yang ditentukan," tambahnya.

Ia juga menekankan, seluruh tim dan vendor yang terlibat  dalam acara sebelumnya sudah melakukan rapid test. Hal ini untuk memastikan semua tim sehat dan siap menggelar Emersia Wedding expo pada Jumat mendatang. 

Owner Cucu & Friends, Cucu memaparkan total ada 34 vendor yang akan terlibat dalam pameran selama tiga hari tersebut. Mulai dari event organizer, make up, photo and cinema, music, undangan, souvenir, rent car,  dan masih banyak lagi.

Acara sendiri disesuaikan dengan tren pernikahan di 2021 yakni romantic wedding yang dituangkan dalam dekorasi pameran dengan perpaduan warna - warna soft yang romantis.

"Pasangan calon pengantin bisa bertemu serta berdiskusi secara langsung dengan setiap vendor untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pesta pernikahan impian serta mendapatkan penawaran menarik selama pameran berlangsung," jelas Cucu. 

Ia melanjutkan, ada 7 paket wedding yang ditawarkan yakni paket wedding Emersia (Diamond, Sapphire, Ruby dan Ciatok set menu), Ultimate, Elegance, Sweet Harmony, Sweet Romantic, Harmony In Intimate dan Golden Starlight. Dari berbagai paket wedding yang ditawarkan berbeda dari sebelumnya yakni dari jumlah tamu yang maksimal hanya 300 orang dengan harga terjangkau mulai dari Rp100 jutaan. 

"Karena kami juga memperhatikan dari sisi kesehatan baik untuk pengatin, keluarga, para tamu undangan hingga tim WO," tambah Cucu.

Kemudian vendor yang bergabung antara lain, Bank BRI, Prima Mahakarya, Modern Rent, djava screen, make over, Cucu & Friends, Moelia Design, Ren Flowers Decor, ISP Picture, Abie Production, Mix Photography dan masih banyak lagi.

Selanjutnya akan ada penawaran menarik dari setiap vendor, cash back hingga Rp25 juta dan sejumlah hadiah lainnya juga telah dipersiapkan untuk pasangan calon pengantin yang deal dalam acara Emersia Wedding Expo ke 6 tahun ini, seperti free menginap 1 kamar untuk pengantin dan 2 kamar untuk orang tua.

Editor : Zack Mahardika
Reporter : Nikie Kinarya
Released © publiklampung.com

1787x Dibaca

Indonesia Hotel School : Menempa Siswa Untuk Dapat Bersaing di Kancah Internasional


Bandar Lampung - publiklampung.com -- Semakin berkembangnya proses penerimaan sebagai tenaga kerja hotel dan kapal pesiar. Lembaga Indonesia Hotel School Lampung menerima tantangan itu dari para calon Hotelier.

Lembaga Indonesia Hotel School, menurut badan hukum, akte notaris berdiri pada tahun 2017. Yang berpusat di Lampung tepatnya di Jalan P. Senopati, Jatimulyo, Lampung Selatan. 

Direktur Indonesia Hotel School, Alpian, menjelaskan bahwa, Lembaga Indonesia Hotel School adalah lembaga yang bergerak di bidang hotel dan kapal pesiar dan saat ini merupakan satu-satunya diklat hotel dan kapal pesiar yang ada di Lampung Selatan, Kamis, (7/1).

"Indonesia Hotel School ini bergerak di bidang hotel dan kapal pesiar yang saat ini kita masih satu-satunya lembaga diklat hotel dan kapal pesiar di Lampung Selatan," ujarnya. 

"Indonesia Hotel School memiliki visi dan misi antara lain menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan yang berkualitas global yang melahirkan insan profesional, mandiri dan terampil di bidang industri perhotelan dan kapal pesiar yang berlandaskan etika dan moral serta memiliki daya saing tinggi ditingkat nasional dan internasional," lanjut Alpian kepada publiklampung.com

Dimana menurutnya Indonesia Hotel School Lampung memiliki beberapa fasilitas penunjang yang sangat memadai untuk proses pendidikan serta lembaga tersebut selalu memberi kemudahan kepada siswa dan alumni. 

"Kita memiliki fasilitas penunjang yang memadai untuk para siswa, diantaranya, Ruang Belajar, Ruang Pengajar, Ruang administrasi, Ruang praktek, Tempat Ibadah, mess/tempat Tinggal, dan fasilitas lainnya, serta kami juga beri kemudahan untuk siswa dan alumni dalam membantu segala keperluan pelatihan sampai proses keberangkatan, di dukung dengan sarana dan prasarana yang memadai setiap siswa yang akan menempuh pelatihan selama 3 bulan teori dan 6 bulan on job training di hotel berstandar nasional maupun internasional," Tutupnya(/rls)

Editor : Zack Mahardika
Reporter : Nikie Kinarya
Released © publiklampung.com

1556x Dibaca

Kingshotbar Tawarkan Konsep Unik Hingga Promo Anti Krisis

Bandar Lampung - publiklampung.com -- Tren kuliner unik dengan cita rasa yang nikmat rasanya tidak pernah habis di Kota Bandar Lampung, salah satunya gerai Kingshotbar yang terletak di beberapa lokasi yakni Stadion Pahoman, Keliling, dan Antasari, Kamis (7/1). 

Selain cita rasa yang unik, Kingshotbar juga mengusung konsep berjualan dalam mobil VW Combi sehingga terlihat unik dari segi konsep berjualan. 

Kingshotbar adalah salah satu makanan yang lagi viral di kota bandar lampung yang berdiri pada tahun 2017, menjual makanan dan minuman yang bervarian rasa, menu best seller dari Kingshotbar adalah hotbar sosis mozarella, hotbar full mozarella dan tiramisu bar,” ujar salah satu karyawan Kingshotbar, Dela. 

Untuk omset dela menerangkan bahwa, perharinya Kingshotbar perharinya dapat meraup omset hingga Rp. 1.500.000 dengan jam operasional jam 10 pagi hingga jam 9 malam

“Omset tergantung cuaca karna suasana Kingshotbar Outdor yang didapatkan bisa mencapai Rp 1.500.000/perhari Buka setiap hari pukul 10 pagi hingga jam 9 malam dengn jumlah karyawan kurang lebih 8 orang,“ ungkapnya. 

Dela menambahkan bahwa untuk kondisi pandemi saat ini, timnya menerapkan berbagai strategi untuk menarik pelanggan melalui medsos maupun promo produk. 

“Saat pandemi untuk memikat pelanggan Kingshotbar Sering mengadakan promo di instagram ,giveaway, live, promo outlet pada tanggal 15 promo anti krisis dengan harga Rp 10.000 untuk yang Original," tutupnya.

Editor : Alma
Reporter : Abriani Dewi
Released © publiklampung.com

128x Dibaca

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...