Halaman

Tampilkan postingan dengan label Lampung Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Tengah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2021

Masyarakat Masih Menunggu Oknum Pesantren Darul Ulum Yang Meresahkan

Lampung Tengah - publiklampung.com --  Dalam Masyarakat kita, Pondok Pesantren (Ponpes), merupakan sebuah wadah pendidikan dimana siswanya dibimbing dengan kaidah agama Islam dan tuntunan Al Quran dengan sistem asrama. 

Selain kehidupan yang harmonis antar murid Ponpes, harmonisasi dengan masyarakat sekitar menjadi hal pokok dalam membangun kebhinekaan. Ponpes Darul Ulum Seputih Banyak, Lampung Tengah Dengan Izin NSPP Kemenag No. 510018020038, Dimata masyarakat Seputih Banyak Lampung Tengah khususnya SB 6 sudah sangat baik. Namun, pesantren tersebut dianggap diisi dengan oknum yang ingin menciderai visi dan misi yang dibangun oleh ponpes tersebut.

Hal tersebut dirasakan oleh masyarakat sekitar ponpes tersebut, keresahan masyarakat tersebut akibat beberapa oknum pesantren yang suka meneriakkan nama masyarakat panggilan dengan dibumbi kata-kata kotor, ditambah oknum tersebut suka mengotori area ponpes dengan sampah rumah tangga. 

Salah satu masyarakat disekitar pondok, Sarjo.,S.Pd mengatakan warga pondok harusnya menghormati warga sekitar. 

"Masyarakat disini juga harus tahu bagaimana sejarah berdirinya Pesantren Darul Ulum, Seputih Banyak tersebut, dimana sebagian besar tanah itu milik saya yang akhirnya dibeli oleh pihak ponpes," Ujarnya kepada publiklampung.com, beberapa waktu lalu. 

Arogansi dan sikap yang tidak sopan oknum dari ponpes Darul Ulum, Seputih Banyak juga dikeluhkan oleh Sarjo

"Saya sebagai masyarakat yang bersinggungan langsung dengan ponpes sangat senang dengan berkembangnya Pesantren ini dengan pesat, namun. beberapa Oknum memang belum Membekali diri dengan Akhlak yang Baik," Tambahnya. 

Beberapa warga lain juga menuturkan bahwa, pernah dibuat surat perjanjian tertulis antara warga sekitar pondok dengan pihak ponpes di tahun 2018 dan 2019, dimana saat itu perwakilan dari pihak ponpes adalah Lurah Ponpes  Darul Ulum, Munir. 

Namun di 2020 ini terulang kembali, seperti lupa akan perjanjian, oknum tersebut kembali melakukan tindakan tidak menyenangkan, yang akhirnya warga mempertanyakan bagaimana sistem pendidikan di ponpes tersebut. 

Salah satu putra dari pemilik tanah yang dijual ke ponpes, Dr (c) Arie Setya Putra, CA.,S.Kom.,M.T.I mengatakan bahwa memang telah adanya penandatanganan perjanjian antara warga dan ponpes tersebut.

"Benar ada perjanjian-perjanjian tertulis di tahun 2018 yang kami buat bersama pihak pesantren," Ujar Arie.

Saat ditemui disela kegiatan di Swiss-Bell Hotel menuturkan, hanya ingin oknum oknum tersebut memperbaiki akhlaknya mengikuti aturan pesantren dengan baik, dimana dia juga merupakan lulusan dari ponpes tersebut pada Tahun 1999 sehingga merasa miris dengan tindakan oknum tersebut

Disisi lain, Bhabinkamtibmas Polsek Seputih Banyak, Ari Saputra saat dihubungi melalui Whatsapp beberapa waktu lalu, memberi masukan untuk mediasi secara kekeluargaan dan dibicarakan dengan baik kepada pihak Pesantren Darul Ulum.  


Pada Kamis (14/1) kemarin, Pihak Pesantren Darul Ulum yang juga merupakan Wakil Lurah Pesantren, Aripin telah bermusyawarah di kediaman bapak Sarjo mengenai hal ini, dimana dijelaskan bahwa oknum tersebut merupakan anak dibawah umur sehingga diharapkan masih dapat dididik sehingga mampu memiliki akhlak yang baik, namun diakui bahwa oknum yang meresahkan tersebut belum dapat diketahui identitasnya yang hingga saat ini masih ditelusuri. 

Untuk diketahui, dalam permasalahan ini, ada jeratan pasal yang dapat digunakan yakni pasal 310, Pasal 311 dan Pasal 315 KUHP yang berpotensi menjadi dasar saat terjadi gesekan dimasyarakat (rls/*)

Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Melani
Released © publiklampung.com

2994x Dibaca

Kamis, 16 Januari 2020

Rabu, 13 November 2019

KPK Panggil Wagub Lampung Terkait Kasus Korupsi Bupati Lampung Tengah




Publiklampung.com,Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim. Dia dipanggil terkait kasus suap yang menjerat mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

"Yang bersangkutan sebagai saksi untuk tersangka MUS (Mustafa)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (13/11/2019).

KPK kembali menetapkan mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Mustafa diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018 dan penerimaan-penerimaam hadiah atau janji lainnya dari calon rekanan proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah.
Mustafa juga diduga menerima fee dari ijon proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga dengan kisaran fee sebesar 10 persen hingga 20 persen dari nilai proyek. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Mustafa yaitu sebesar sekurangnya Rp 95 Miliar.


Total Rp 95 miliar tersebut diperoleh Mustafa dari kurun waktu Mei 2017 hingga Februari 2018 dengan rincian Rp 58,6 milyar dengan kode IN BM berasal dari 179 calon rekanan, dan sebesar Rp 36,4 milyar dengan kode IN BP berasal dari 56 calon rekanan.

Penetapan ini merupakan pengembangan kasus suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018 yang membuat Mustafa divonis 3 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.(rls/Yudi)

Sabtu, 23 Maret 2019

Kuliah Gratis Bagi Santri Hafiz Qur’an

LAMPUNG TENGAH(publiklampung.com)-Dalam upaya  memajukan dunia pendidikan di Indonesia, Universitas  Mitra Indonesia  memberikan  beasiswa kepada santri yang Hafiz Qur’an di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Banjar Ratu Way Pengubuan Lampung Tengah, sabtu (23/3).
Penyerahan Beasiswa

Ketua Yayasan Mitra Lampung, Yayasan yang membawahi Universitas MITRA Indonesia, Dr. H. Andi Surya mengatakan beasiswa ini rutin di berikan setiap tahun kepada masyarakat Lampung agar masyarakat yang berprestasi tetapi kurang mampu, bisa menikmati bangku kuliah.

“Pemberian beasiswa ini merupakan wujud kepedulian dan implementasi Tridarma Universitas MITRA Indonesia bagi mahasiswa berprestasi tetapi kurang mampu, salah satunya hafiz Qur’an ini,” Kata  Dr. H. Andi Surya.

Beasiswa Dr. H. Andi Surya ini diberikan dalam bentuk gratis biaya pendaftaran dan daftar ulang untuk program studi S1 Hukum, S1 Kewirausahaan, S1 Teknologi Informasi, D3 Akuntansi, D3 Manajemen, D3 Teknik Informatika dan D3 Sistem Informatika.

Setelah itu mahasiswa hanya membayar biaya kuliah perbulan 498.000 rupiah sampai lulus, sehingga biayanya masih terjangkau.
Pondok Pesantren Daarul Quran Way Pangubuhan

Dalam sambutanya dihadapan para wali santri, tokoh masyarakat dan pemuka agama, Pengurus Yayasan  Pondok Pesantren Daarul Qur’an, KH. M. Sulhan sangat antusias dan menyambut baik program Beasiswa Dr. H. Andi Surya Ini.

Beasiswa UMITRA Indonesia ini di harapkan mampu menginspirasi para orang tua santri dan calon mahasiswa UMITRA Indonesia  untuk terus semangat meraih  pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi dan kendala ekonomi bukan lagi menjadi penghalang untuk  melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, semua bisa kuliah di UMITRA Indonesia asal berprestasi,  jangan jadikan alasan tidak bisa bisa kuliah hanya karena tidak ada biaya.

“Keluarga Besar Pondok Pesantren Daarul Qur’an Way Pengubuhan sangat terbantu dengan program beasiswa dari Bp. Dr.H.Andi Surya ini, semoga beliau selalu diberkahi dan dirahmati Allah SWT agar beliau bisa selalu membantu masyarakat yang berprestasi tetapi kurang mampu secara finasial yang selama ini selalu menjadi kendali disini,” Kata M. Sulhan.(Heri/rls)

Minggu, 17 Maret 2019

Startup Sepakbola Usia Dini, Gelar Festival Pertama dilampung Tengah

LAMPUNG TENGAH(publiklampung.com) - Semangat anak anak usia dini dilampung tengah kembali menggelora. Pasalnya, baru-baru ini sabtu & Minggu(16/03) Turnament sepakbola anak U-11 dan U-13 digelar dilapangan Sepakbola Seputih Banyak Lampung Tengah .

Screening Turnament U-11 dan U13

Hal tersebut diutarakan ketua Panitia Turnament sekaligus Pemilik Startup Football Solution Indra Setya Nugraha, M.Ak . Senin (19/3).
Juara 1 U-13 SSB Purbolinggo

Dikatakan, Peserta yang ikut serta adalah 30 Sekolah sepak bola yang ada di provinsi lampung, Juara Pertama U-11 adalah Startup Football Solution , dan Juara Pertama U-13 adalah SSB Probolinggo.
Juara 1 U-11 Startup Football Solution

Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Tengah yang diwakili Bapak Sudirka dan sekaligus Membuka acara menyampaikan, Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat kami dukung untuk generasi muda , kami akan berikan rekomendasi untuk mendapatkan Hibah di Kementrian Pemuda & Olahraga untuk kedepannya.
Penyerahan Simbolis Beasiswa Kampus Di Dampingi Dispora & DRPD Lampung Tengah

Indra Menjelaskan, kegiatan kami alhamdulillah didukung berbagai Elemen Masyarakat, seperti Camat, Plt Lurah, Anggota DPRD Lampung tengah, Universitas Mitra Indonesia, Polda Lampung, Computer Solution, IKA Alumni Smansa, PMI-Lampung Tengah dan Sponsor serta Donatur Lainnya, Kami ucapkan Terima Kasih Banyak.

Saat ini Startup Football Solution sebagai tuan Rumah memiliki 3 Kelas untuk melakukan pendidikan sepak bola anak usia dini yaitu Kelas A(SD) , Kelas B(SMP) dan Kelas C(SMA) ". (AS/rls)

Jumat, 21 Desember 2018

Peduli Uighur LDK Addura Universitas Mitra Indonesia

BANDAR LAMPUNG (publiklampung.com) – LDK Addura Universitas Mitra Indonesia kembali mengadakan kegiatan yang sangat positif yaitu Peduli Uighur , kamis (21/12).
Kegiatan yang diikuti oleh 100an peserta dari unsur mahasiswa ini bertujuan untuk melakukan upaya Kepedulian Terhadap kejadian yang terjadi di Uighur.


Pembina LDK Addura Universitas Mitra Indonesia, Akhmad Ikhwan B.Ed, M.T.I mengatakan , " Kita harus selalu peduli terhadap penderitaan sesama yang terjadi khususnya saat ini di uighur ". ujar Dosen Fakultas Komputer dan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid.
Doa dan kepedulian merupakan cara kita bersama untuk membantu mereka yang tertindas “ Sehingga Masukan dan Saran sangat di butuhkan untuk masukan Kegiatan Kedepannya, Khususnya dikolom Komentar.(A.Nugroho/rls)

Rabu, 21 November 2018

Hari Puisi Indonesia, UKM Senior Universitas Mitra Indonesia Tampil Total

Perform UKM Senior Universitas Mitra Indonesia

JAKARTA(publiklampung.com)-UKM SENIOR Universitas Mitra Indonesia memperoleh kehormatan untuk tampil pada ajang pesta puisi rakyat dalam memperingati Hari Puisi Indonesia (HPI) 2018 .

Pesta puisi rakyat yang memperingati Hari Puisi Indonesia 2018 ini , sudah memasuki tahun keenam . dengan beberapa jenis yang akan ditampilkan seperti dramatisasi puisi, pembacaan puisi dan musikalisasi puisi.

Sedangkan tim UKM SENIOR yang diwakili 13 orang yang terdiri dari : 1 pelatih, 2 kru dan 9 orang yang tampil, dengan jenis musikalisasi puisi dengan membawakan 2 judul yaitu JULI karya Aryo Sarojo HN dan Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri. Pelaksanaan HPI yang berlangsung selama dua hari 17-18 November di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Lutfhi Akbar Pratomo, ketua umum UKM SENIOR menjelaskan bahwa pada acara tersebut langsung disaksikan oleh Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri selain Indonesia ada juga perwakilan dari Malaysia dan singapura, dan ternyata dalam acara HPI hanya UKM SENIOR Universitas Mitra Indonesia sendiri yang tampil dari perwakilan Lampung.

Lutfhi menambahkan bahwa banyak tanggapan respon baik, setelah tampil seperti dapat ajakan dari universitas pakuan bogor  untuk berkolaborasi dikampus dalam acara seni dan dari Jember mengundang dalam acara internasional, bukan hanya itu  sanggar the visionary kiblat musikalisasi Indonesia mengundang  untuk tampil bareng dalam projectnya di bulan desember ini.

Armen Patria, Wakil Rektor III Universitas Mitra Indonesia menyambut baik kegiatan ini. “ Saya berharap mahasiswa banyak berkontribusi dihal hal positif yang akan berdampak keprestasi mereka kedepannya “.(Lena/rls)

Jumat, 19 Oktober 2018

Mahyadi Panggabean, Apresiasi Sepak Bola Usia Dini Football Solution Lampung Tengah




LAMPUNG TENGAH(publiklampung.com)-Startup Football Solution kembali menegaskan keseriusannnya dalam pembinaan talent sepak bola usia dini. Startup yang dimulai pada bulan april 2018 ini berhasil mengolah para talent yang berada di kabupaten lampung tengah dengan konsep pendidikan yang sangat baik. Pembina Startup Football Solution, Sarjo Spd yang merupakan pensiunan PNS bersama Putranya Indra Setya Nugraha M.Ak berhasil mengembangkan konsep Startup Sepakbola tersebut. Sekarang telah bergabung lebih dari 90 Talent yang terbagi menjadi beberapa kelas dan melaksakan latihan Rutin di lapangan SB 6 Seputih Banyak. Diwawancarai ditempat yang berbeda Mantan Punggawa Timnas Garuda Mahyadi Panggabean sangat mengapresiasi Startup tersebut , ujarnya " Indra mempunyai konsep yang sangat baik dalam pengelolaan Startup sepakbola usia dini, saya cukup dekat dengan indra, Dia Hebat , Lanjutkan saya kan dukung penuh"
Indra Bersama Mahyadi Panggabean

Indra disela sela kesibukannya sebagai salah satu tenaga Honorer Dilampung Tengah menjelaskan, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mebangun lampung tengah salah satunya dengan ini, dukung dan support kami selalu  (Mahesa/rec)

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...