Halaman

Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Desember 2020

Liburan Natal Tahun Baru, Konsumsi Pertamax dan Pertalite di Tol Trans Sumatera Naik

 

Palembang, 24 Desember 2020 - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera di masa Satgas Nataru jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.


Dimasa Satgas Nataru 2020-2021, secara total, penjualan BBM mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 30,4% dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020.



Peningkatan tersebut dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasi nya sarana transportasi umum dan peningkatan aktivitas kendaraan pribadi jelang Natal dan Tahun Baru 2020-2021.

Dimana berdasarkan data yang diberikan oleh PT. Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol ruas Bakaheuni - Terbanggi Besar - Pematang Panggang, arus kendaraan yang melintas tol trans Sumatera naik 12,5% menjadi 28.806 kendaraan.

Pertamina menjamin ketersediaan dan ketahanan stok BBM di sepanjang SPBU tol trans Sumatera dalam kondisi aman, BBM akan selalu dikirim sesuai dengan kebutuhan selama periode Satgas Nataru.

Pertamina juga melakukan berbagai upaya untuk menjamin ketersediaan dan ketahanan stok BBM antara lain menyediakan SPBU Kantong BBM di SPBU Tol dan SPBU dekat wisata, menyediakan SPBU Motorist di jalur wisata dan exit tol, memonitoring kondisi stok BBM dan arus kendaraan serta melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi SPBU tol secara berkala, melakukan koordinasi intensif dengan Pihak Polres melalui pemanfaatan Pos pelayanan di setiap rest area, serta pemasangan matprom SPBU Siaga di seluruh SPBU tol.



Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR II Sumbagsel, Ujang Supriadi dalam keterangan resminya mengungkapkan, dibandingkan rerata normal harian periode 1-15 Desember 2020,  konsumsi BBM Gasoline Nonsubsidi jenis Pertalite naik sebesar 67,8% yaitu menjadi sebesar 56,7 Kiloliter. Untuk Pertamax naik sebesar 62,6% yaitu menjadi 13,2 Kiloliter. Sementara, konsumsi Pertamax Turbo naik 34,2% yaitu menjadi sebesar 0,9 Kiloliter.

Untuk konsumsi BBM Gasoil Nonsubsidi jenis Dexlite naik sebesar 33,4% yaitu menjadi 4,2 Kiloliter. Pertamina Dex konsumsinya naik sebesar 48% yaitu menjadi 3,8 Kiloliter. Sementara, untuk konsumsi BBM Gasoil Subsidi jenis Biosolar naik sebesar 17,5% yaitu menjadi 144,1 Kiloliter dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020.

"Konsumsi BBM Nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya minat, kepedulian dan kesadaran konsumen terhadap penggunaan BBM terbaik untuk menjaga ketahanan mesin kendaraan dan kenyamanan saat berkendaraan", kata Ujang.

Selain untuk menjaga performa mesin kendaraan, penggunaan Bahan Bakar Berkualitas (BBK) juga senantiasa menjaga udara tetap bersih, dikarenakan emisi gas buang yang dihasilkan berkadar karbon rendah dan ramah lingkungan.

Dimasa pandemi Covid-19, dalam layanannya Pertamina tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan baik di kantor maupun di seluruh fasilitas operasional. Salah satunya yaitu di SPBU sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan langsung terhadap masyarakat.

Sebelum memulai pekerjaan, seluruh operator dan petugas SPBU diperiksa suhu badannya serta dipastikan dalam kondisi fit. Diwajibkan mengenakan masker, hand sanitizer, sarung tangan, dan selalu jaga jarak. Secara rutin juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap seluruh fasilitas SPBU seperti toilet, musholla dan yang lainnya.


"Untuk menekan rantai penyebaran Covid-19, Pertamina menghimbau kepada seluruh konsumen setia untuk melakukan metode pembayaran secara nontunai atau cashless melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui aplikasi playstore dan app store", tutup Ujang.

Dengan bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina, konsumen juga dapat memperoleh berbagai program promo dari Pertamina, salah satunya cashback Rp 250 rupiah/liter untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series.

Pertamina juga menyediakan layanan Motorist untuk melayani kebutuhan BBM konsumen di beberapa lokasi yaitu: objek wisata, exit tol dan di sekitar Pelabuhan Bakauheni.(ikol/rls)

Editor : Ikol Moko
Reporter : Nikie
Released © publiklampung.com

124x Dibaca

Selasa, 27 Oktober 2020

Penerbangan Diprediksi Naik Selama Libur Panjang, Ini Persiapan Pertamina Pasok Avtur



Publiklampung.com(Bandar Lampung) - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel  memastikan stok avtur saat ini dalam kondisi aman dengan ketahanan mencapai lebih dari 21 hari. 

Menghadapi libur panjang cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dimana diprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang pesawat, Pertamina akan memasimalkan layanan pengisian bahan bakar pesawat.

Peningkatan pergerakan penumpang akan meningkat melalui jalur udara hingga akhir tahun, setelah pemerintah mengeluarkan stimulus membebaskan biaya retribusi bandara atau airport tax, sehingga  jalur transportasi penerbangan akan bergeliat kembali dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

"Pertamina tetap melakukan pengamanan, suplai dan distribusi serta segera menindaklanjuti jika sewaktu-waktu diperlukan tambahan stok akibat lonjakan frekuensi penerbangan", ujar Unit Manager Comrell & CSR sumbagsel, Umar Ibnu Hasan. 

Sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi pada Maret 2020, diikuti dengan Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB) dan transportasi udara tidak diijinkan beroperasi untuk mencegah penularan Covid-19,  telah berimplikasi pada  konsumsi avtur di seluruh wilayah di Indonesia.

Pada Agustus 2020, konsumsi avtur sempat mengalami kenaikan 62% dibandingkan dengan periode Juli 2020, dari  1.110 Kiloliter menjadi 1.783 Kiloliter, seiring dengan pemberlakuan  kenormalan baru yang diterapkan pemerintah.

Konsumsi berangsur naik pada bulan September 2020 menjadi 1.878 kiloliter, namun masih jauh dari rata-rata konsumsi sebelum Covid-19 ( Jan-Feb) sebesar 4.756 kiloliter.

Umar menambahkan  dengan telah dibukanya tujuan wisata dan juga tradisi Maulid Nabi di wilayah Sumatera, diproyeksikan akan ada peningkatan konsumsi Avtur, di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) wialayah Sumbasel, yakni DPPU Sultan Thaha (Jambi),  DPPU SM Badaruddin II (Palembang) , DPPU Raden Inten (Bandar Lampung), DPPU Depati Amir (Pangkalpinang), DPPU Fatmawati (Bengkulu), dan DPPU Hanandjoeddin (Belitung), meski belum bisa kembali ke kondisi normal,.

Secara umum, kondisi operasional di 4 (empat) DPPU dan 2 (dua) lokasi DPPU Kejasama Operasi (KSO), dalam kondisi aman dan lancar. 

"Pertamina, senantiasa memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat", tutup Umar( adv/*)

Editor : Ikol Moko
Reporter : Hikam Aulia
Released © publiklampung.com

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...