Halaman

Rabu, 22 Januari 2020

Jim Geovedi, Sang Hacker Dari Lampung


 
Jim Geovedi & Pavel Durov 1 Agustus 2017
publiklampung.com(Bandar Lampung) – Pada tahun 1998-1999, setelah lulus SMA, Geovedi menjalani kehidupan jalanan yang keras di Bandar Lampung sebagai seniman grafis. Setelah seorang pendeta memperkenalkannya dengan komputer dan internet, ia mulai belajar secara otodidak dan menelusuri ruang obrolan para peretas ternama dunia.
Tahun 2001, Geovedi mendirikan C2PRO Consulting, perusahaan konsultan TI umum untuk lembaga pemerintahan. Ia juga mendirikan dan mengoperasikan perusahaan konsultan keamanan TI Bellua Asia Pacific pada tahun 2004, kemudian berubah nama menjadi Xynexis International. Ia lalu mendirikan perusahaan jasa keamanan Noosc Global pada tahun yang sama. Ketika sistem telekomunikasi nirkabel baru masuk Indonesia tahun 2003, Geovedi sudah diminta menjadi pembicara di Kuala Lumpur tentang bahaya sistem tersebut. Pada tahun 2004, ia diminta Komisi Pemilihan Umum untuk mencari tahu pelaku penjebol pusat data penghitungan suara pemilu dan berhasil.
Jim Geovedi

Geovedi mengaku pernah meretas dua satelit Indonesia dan Cina milik para kliennya. Saat itu ia diminta menguji sistem keamanan kontrol satelit dan melihat adanya kemungkinan untuk menggeser atau mengubah rotasinya. Ia sempat menggeser orbit satelit Cina dan membuat kliennya panik karena agak sulit mengembalikan orbit suatu satelit. Dengan bahan bakar ekstra, satelit tersebut akhirnya berhasil dikembalikan ke jalurnya. Tetapi untuk satelit Indonesia, Geovedi mengaku hanya mengubah rotasinya saja.

Saat ini ia menetap di London dan sering diwawancarai tentang sistem keamanan satelit, keamanan perbankan,dan penegakan hukum. Dalam wawancara dengan Deutsche Welle, Geovedi mengatakan bahwa dengan kemampuannya, ia bisa mengendalikan jaringan Internet di seluruh Indonesia, mengalihkan lalu lintas datanya, mengamati lalu lintas data yang keluar masuk, dan memodifikasi semua transaksi keuangan, namun ia tidak tertarik melakukannya.Media sering menyebutnya sebagai contoh orang-orang yang terkenal di industri IT dengan mengandalkan otaknya saja tanpa gelar akademik.
Musik
Geovedi juga seorang DJ dan produser musik profesional.Saat ini ia terikat kontrak dengan Elektrax Recordings, sebuah label musik techno yang berpusat di Sydney.

Editor : Mitha

Selasa, 21 Januari 2020

Warga Baliagung Minta Diperbaiki Gorong-gorong Amblas


 
Gorong-gorong yang ambrol di Dusun Sidekarye, Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan ( Source : Lampost.co)
publiklampung.com(Lampung Selatan) – Masyarakat Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, meminta gorong-gorong di Dusun Sidekarye segera diperbaiki. Pasalnya gorong-gorong diruas penghubung Dusun Sidekarye-Dusun Tanjungtirto itu amblas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, akibat amblas gorong-gorong tersebut akses transportasi penghubung dua dusun terhambat. Dimana, ruas jalan lingkungan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Kepala Dusun Sidekarye Wayan Angker mengatakan gorong-gorong itu mengalami kerusakan sejak satu tahun terakhir. Dimana, gorong-gorong yang amblas tersebut hampir memakan separuh badan jalan hingga sulit dilintasi kendaraan roda empat
"Sudah semakin parah kerusakannya, mas. Saat ini separuh badan jalan sudah jebol, lantaran diguyur hujan selama dua bulan belakangan. Sebelumnya pernah ditutup, tapi menimbulkan banjir saat musim hujan kemarin," kata dia, Selasa, 21 Januari 2020.
Wayan mengatakan gorong-gorong itu memiliki panjang 7 m dengan kelebaran 80 cm. Sedangkan kerusakan akibat amblas mencapai 5 m. Ruas jalan tersebut merupakan akses utama penghubung Dusun Sidekarye – Tanjungtirto dan akses transportasi angkut usaha tani.
"Sudah setahun ini kami mengharapkan agar gorong-gorong itu segera diperbaiki. Harapan kami tahun ini bisa diperbaiki oleh pemerintah. Karena jalan ini satu-satunya jalan menuju Dusun Tanjungtirto," katanya.
Sementara itu Kepala Desa Baliagung Made Suwisnu Ngabdi mengatakan gorong-gorong yang amblas tersebut sempat ditimbun menggunakan tanah agar tetap bisa dilalui kedaraan roda empat. Namun, lima hari terakhir timbunan tersebut terpaksa dibongkar masyarakat lantaran menyebabkan banjir.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas Selamet mengatakan pihaknya bersama Kepala Dinas PUPR Lamsel telah memantau langsung kerusakan gorong-gorong tersebut. Dia mengaku pihaknya akan mengusulkan perbaikan pada anggaran tanggap darurat.
"Minggu (19 Januari 2020) kemarin sudah kami pantau langsung bersama Kadis PUPR Lamsel, Pak Syahroni. Insyaallah kerusakan akan segera diperbaiki menggunakan dana tanggap darurat," kata dia.

Editor : Firman

Selesai, Pembangunan Observatorium Teropong Bintang Tak Dilanjutkan


 
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi usai menghadiri diskusi publik, Rabu, 22 Januari 2020 ( Source : Lampost.co)
publiklampung.com(Bandar Lampung) – Pembangunan observatorium teropong bintang di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR) di Lampung tidak akan dilanjutkan pada masa kepemimpinan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.
Hal tersebut karena lokasi pembangunan tersebut berada di lahan konservasi, sehingga tidak diperkenankan untuk dibangun.

"Teropong bintang tidak ada, selesai, gak dilanjutkan. Karena itu daerah konservasi, haram hukumnya dilakukan pembangunan. Dan itu diamanahkan oleh undang-undang," kata Arinal usai menghadiri diskusi publik membangun sinergi dalam upaya konservasi sumber daya hutan dan lingkungan di Pascasarjana Universitas Bandar Lampung,  Rabu, 22 Januari 2020.

Observatorium Teropong Bintang Lampung bermula pada kepemimpinan Gubernur M. Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri. Observatorium yang ditargetkan menjadi observatorium terbaik di Asia tersebut dimulai di tahun 2018. Pembangunan observatorium dengan nama Astronomical Observatory (LAO) ini bertepatan dengan dijadikannya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah dalam ajang "The 10th South East Asia Astronomy Network" (SEAAN) di 2018 lalu.

Pemerintah daerah telah menyediakan lahan untuk terbangunnya LAO tersebut berada pada 1.300 meter di atas permukaan laut (MDPL) dengan area seluas 50 hektare.

Sebelumnya di 2017, Pemprov Lampung telah menganggarkan Rp20 miliar untuk membuka akses jalan seluas 30 meter dengan panjang 7 km. Tahun 2018, anggaran ditambah Rp22 miliar untuk pembangunan akses jalan dan jembatan menuju KM 7.

Dana itu ditambah sisa anggaran APBD Perubahan sebesar Rp3 miliar untuk jalan sepanjang 4 km. Total dana untuk jalan Rp42 miliar. Kemudian untuk pembangunan 5 unit gedung dengan APBD sebesar Rp20 miliar. Sehingga total keseluruhan anggaran untuk jalan dan gedung Rp65 miliar.

Editor : Mitha

Imam Asrowardi, Terpilih Menjadi Ketua APTIKOM Lampung 2020-2023


publiklampung.com(Bandar Lampung) – APTIKOM ( Asosisasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer ) Lampung , Selasa, (21/01) menggelar Seminar dan Musprov 2020. Kegiatan yang berlangsung di ruang Auditorium Hotel G Syariah Bandar Lampung ini Berlangsung dengan Sukses.

Kegiatan yang diawali dengan Pembukaan Oleh Dr.Hi. Fauzi SE, MM (Pembina Aptikom Provinsi Lampung) dan Merupakan Wakil Bupati Pringsewu . Dilanjutkan dengan Seminar Technology dengan Pembicara Dr. Septafiansyah Dwi Putra ( Politeknik Negeri Lampung), Dr. Sutedi ( IIB Darmajaya) dan Satria Abadi PhD ( STMIK) Pringsewu. Seminar Tersebut membahas tiga content Utama di era Distrupsi 4.0 dengan Tema IoT ( Internet Of Things ), Big Data dan Society 5.0. 



“Kegiatan ini merupakan Kegiatan Rutin Aptikom yang Dihadiri 95 Peserta Mewakili 14 Perguruan Tinggi yang anda di Provinsi Lampung” ungkap Ketua Panitia, Cucus Dari Universitas Bandar Lampung.
Lebih Lanjut menyampaikan tujuan digelarnya kegiatan ini adalah selain silaturahmi juga dilanjutkan dengan Pemilihan Ketua Aptikom Lampung Periode 2020-2023.

BACA JUGA :
Cicip Taboh Khas Lampung

“Setelah Melalui Mekanisme Pemilihan yang Ketat dengan 5 Kandidat Calon Ketua, Maka Hari ini Secara hasil Polling memutuskan Bapak Imam Asrowardi dari Politeknik Negeri Lampung kembali Memimpin Aptikom Lampung untuk Periode ke 2 nya," tambahnya.


 “Kami bangga Dengan Terpilihnya Bapak Imam Kembali, Semoga Bisa kembali menghantarkan Aptikom Menjadi Asosiasi yang Menjadi Oase Di Provinsi Lampung ” Pungkas Cucus 

Editor : Mitha

Kamis, 16 Januari 2020

Selasa, 14 Januari 2020

section 04 - struktur xml blog

Setelah mengetahui Apa Itu Blog? selanjutnya adalah mengetahui apa saja bagian atau struktur yang membentuk suatu blog, utamanya blogspot seperti yang bloGoooblok ~ gunakan saat ini.

Mengenal struktur template blog wajib hukumnya jika ingin mengetahui cara mengoptimalkan tampilan. Kecuali Anda tidak ingin ambil pusing mempercantik tampilan blog Anda walau template yang Anda gunakan sekalipun berasal dari pihak ketiga (bukan bawaan blogspot).

Dengan mengetahui struktur dasar blogspot, seorang blogger juga memiliki peluang besar menjadi web designer. Ibarat membangun rumah tanpa mengatahui arah pembangunan, sama saja sia-sia. Mengetahui struktur blog juga sama posisi dengan arsitek.

Tahu struktur juga akan memudahkan kita mengembangkan tampilan layout template. Bagian mana yang ingin kita olah, apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana membuatnya.

Walau mengenal struktur belum menjamin kita mahir segalanya, namun setidaknya dengan mengenal struktur akan ada progres pemahaman minimal 10 persen dari seharusnya. Sisanya kita harus belajar dan berkenalan dengan CSS (Cascading style sheet) dan HTML (Hyper Text Markup Language) serta Javascripts. Ini akan kita bahas belakangan.

Sebuah template pada dasarnya memiliki struktur yang sama dimana setiap blog memiliki struktur utama, yakni body, Outer-wrapper, Header, Sidebar, Main wrapper atau post dan terakhir Footer.

Penjelasan : 

  • Body: block paling lebar, body ini yang menampung seluruh konten dari blog atau website.
  • Outer-wrapper: kotak ini melapisi bagian template (Body lebih mirip bagian luar template), jadi kebanyakan pada umumnya outer wrapper ini sebagai wadah header, sidebar, main-wrapper dan juga footer.
  • Header: Kotak ini adalah bagian teratas dari blog mungkin dari namanya sudah bisa kita tebak dari sebuah header ini. Biasanya header ditempati oleh judul-deskripsi  blog, logo, dan juga kebanyakan dibawahnya ditempai oleh Navigasi Menu.
  • Sidebar : Block ini digunakan sebagai wadah widget blog atau aksesoris misalnya  About me, Link list, gambar slide, dan juga widget-widget lainnya
  • Main: Main-wrapper yaitu sebuah block atau kolom dalam yang paling lebar, dalam block ini juga masih menampung seperti Judul Post, Post konten, kotak komentar dan juga keterangan lainnya mengenai artikel atau posting blog.
  • Footer: adalah kotak paling bawah dari sebuah template. Seperti bagian header namun terletak dibagian bawah biasanya footer ini ditempati sebuah tautan dan juga teks keterangan hak cipta.

Namun di HTML5 yang saat ini berkembang, beberapa istilah diganti, misal main wrapper tidak akan ditemukan lagi dalam HTML biasa, posisinya dihapus tergantung posisi. Misal pos, diganti dengan kata Section dan Article, serta Skin berubah menjadi style. Ini akan kita bahas dipembahasan HTML.

apa perbedaan HKI dan Paten dalam Penemuan Bidang Teknologi

  Kita mungkin sudah tidak asing dan sering mendengar kata hak cipta dan hak paten. Meskipun sudah familiar dengan paten dan cipta, masih ba...